Wakapolres Aceh Timur Ajak Anggota Meneladani Akhlak dan Kepemimpinan Rasulullah

matalensapos Aceh Timur~~Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H mengusung tema; “Dengan Aktualisasi Keteladanan Akhlak Dan Kepemimpinan Nabi Besar Muhammad SAW kita Wujudkan Polri Yang Presisi.” Polres Aceh Timur menggelar pengajian dan tauziah yang berlangsung di Mesjid Babbutaqwa (20/10).

Acara yang dipimpin oleh Wakapolres Aceh Timur Kompol Ferdi Dakio, S.I.K. ini menghadirkan penceramah Tgk. Muhammad Isa, S.Pdi dan dihadiri Pejabat Utama Polres Aceh Timur, Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Aceh Timur Ny. Kiky Ferdi Dakio beserta pengurus, Kapolsek jajaran beserta Ketua Ranting Bhayangkari, Personel Polres Aceh Timur dan Perwakilan anggota polsek jajaran.

“Sesuai tema, Dengan Aktualisasi Ketauladanan Akhlak Dan Kepemimpinan Nabi Besar Muhammad SAW, Kita Wujudkan Polri Yang Presisi” ini bertujuan untuk menambah keimanan dalam tugas kita sehari-hari sebagai anggota Polri” ujar Wakapolres saat menyampaikan sambutan.

Wakapolres juga menambahkan, bahwa ketauladanan dan kepemimpinan Nabi Muhammad SAW bisa kita aplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat sehari hari di lingkungan tempat tinggal kita masing-masing.

Sementara itu Tgk. Muhammad Isa, S.Pdi dalam tausiyahnya menyampaikan, ketauladanan Nabi Besar Muhammad SAW patut kita ikuti sebagai Rosul yang rahmatan lil ‘alamin, demi menuju kehidupan umat yang lebih maju dimasa yang akan datang(Zainal Abidin).

PROGRAM BEDAH RUMAH MEDCO E&P BERLANJUT, 21 UNIT RUMAH SUDAH TERBANGUN

matalensapos Aceh Timur ~~PT Medco E & P Malaka (Medco E&P) terus mendukung upaya Pemerintah Aceh Timur menjadikan masyarakat dapat hidup lebih sehat dan berkualitas. Upaya ini diimplementasikan dengan pelaksanaan kembali Program Bedah Rumah Tahap III di 4 Kecamatan sekitar wilayah kerja perusahaan, dan peresmian dilaksanakan di Desa Gampong Lhee, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur, Hingga kini, Perusahaan telah membangun 21 unit rumah layak huni bagi masyarakat sekitar wilayah kerja migas Blok A(20/10).

General Manager Medco E&P Iwan Sutrisno melalui Field Relations Manager Hendarsyah bersama Forkopimcam dan Forkopimda meresmikan program ini. Perusahaan mulai melaksanakan program ini pada 2018 dan terus membangun rumah masyarakat kurang mampu yang tidak layak huni di empat kecamatan.

Salah satu penerima manfaat, Mansur Yatim, warga Desa Gampong Lhee, terpilih menjadi berdasarkan proses seleksi bersama Keuchik, Forkopincam dan Forkopimda Aceh Timur. Program ini bersinergi dengan pemerintah sejak proses penilaian hingga pelaksanaan. Keuchik Gampong Lhee Abdul Hadi bersimpati pada Medco E&P. “Mansur Yatim, warga kurang mampu di ring satu, kondisi rumahnya hampir roboh,” ujar Hadi.

Sementara VP Relations & Security Medco E&P Arif Rinaldi mengatakan, Perusahaan terus berupaya tumbuh dan berkembang bersama masyarakat sekitar wilayah kerja. “Kami juga berterimakasih atas dukungan masyarakat dan pemangku kepentingan sehingga kegiatan operasi Medco E&P di Aceh Timur dapat berjalan lancar,” ujar Arif(Zainal Abidin).

Waspadai Cuaca Ekstrem Kapolres Himbau Masyarakat waspada

matalensapos Aceh Timur~~Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah, S.I.K. menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa selalu waspada dan peka terhadap cuaca ekstrim akhir-akhir ini yang terus melanda, mulai dari hujan lebat hingga angin kencang yang mengakibatkan Pohon Tumbang,banjir, hingga tanah longsor.

“Kami himbau kepada seluruh masyarakat, utamanya warga Kabupaten Aceh Timur agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan kepekaannya terhadap kondisi cuaca ekstrim yang terjadi saat ini. Akibat curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir dan tanah longsor” kata Kapolres(20/10).

Orang nomor satu di jajaran Polres Aceh Timur ini pun menegaskan kepada seluruh masyarakat, utamanya yang bermukim di pesisir pantai, di daerah perbukitan, serta yang melintas di jalanan agar selalu mewaspadai dampak dari cuaca ekstrim tersebut.

“Kami minta kepada seluruh masyarakat, khususnya yang berada di daerah rawan bencana alam, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak lanjutan dari cuaca ekstrim ini guna mencegah risiko adanya korban jiwa maupun kerusakan materil yang cukup besar dan apabila terjadi bencana alam agar segera menginformasikan kepada Bhabinkamtibmas atau polsek,” tegas Kapolres.

Disamping itu, mantan Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Kalimantan Selatan ini juga menghimbau agar masyarakat untuk tetap menjaga lingkungan sekitar, selalu update prakiraan cuaca, lakukan reboisasi untuk meregenerasi hutan yang gundul, rutin laksanakan gotong royong dan untuk para nelayan hindari dulu kegiatan berlayar apabila terjadi cuaca ekstrem seperti ini.

“Oleh karena itu, dibutuhkan kesadaran kita bersama untuk menanggulangi bencana alam yang terjadi akibat dampak dari cuaca ekstrem ini”, Pungkas Kapolres(Zainal Abidin).

Zainal abidin

Kapolsek Ipda Novian Fitra Data Warga terdampak banjir

matalensapos Aceh ~~ Untuk memudahkan petugas mengkoordinir kebutuhan pasca banjir yang melanda Desa Julok Rayeuk Selatan, Desa Julok Rayeuk Utara, Desa Pelita Sagoup Jaya, Desa Alue Ie Mirah, Desa Jambo Lubok, lima(5)Desa terdampak parah Kapolsek Indra Makmu Ipda Novian Fitra, melakukan pendataan.

“Kami melakukan pengecekan kembali pasca banjir yang terjadi pada hari Rabu malam. Terdapat lima desa yang terdampak diantaranya; kata Kapolsek (20/10).

Kondisi air sudah surut, namun ada satu dusun di Desa Alue Ie Mirah, yakni Dusun Mata U masih ada beberapa rumah warga yang masih tergenang air Sedangkan warga yang semula mengungsi di meunasah sudah pulang ke rumahnya masing-masing Namun posisi rumah warga lebih rendah dari badan jalan, jika hari ini hujan lagi, tidak menutup kemunginan rumah warga akan kembali tergenang,” ungkap Kapolsek.

Ia juga menjelaskan, banjir yang terjadi di beberapa desa di wilayah hukumnya karena meluapnya air sungai Alue Ie Mirah.
“Banjir ini karena meluapnya air sungai Alue Ie Mirah yang dangkal Masyarakat setempat sangat berharap adanya perhatian dari pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk melakukan pengerukan, sehingga bisa meminimalisir meluapnya air ke pemukiman warga,”Pungkas Kaposlek (Zainal Abidin).

Terkait gajah liar rusak kebun warga ini pesan Anggota DPRK kepada Pj Gubernur

matalensapos Aceh Timur ~~kawanan Gajah liar kembali mengobrak Abrik kebun warga kali ini kebun sawit 15 H yang menjadi sasaran mamalia besar tersebut. Dusun Karang Kuda,Desa Bunin Kecamatan Serba jadi memang sering di serang gerombolan po meurah (sebutan warga untuk mamalia ini).

“Ini bukan yg pertama dan sudah beberapa kali tapi tidak pernah ada tanggapan serius dari Pemerintah Aceh” Ujar Zulfadli Oyong Anggota DPRK Aceh Timur Fraksi Nasdem kepada media ini (20/10).

Menurutnya hal ini terjadi akibat maraknya illegal logging yang merusak habitat mereka membuat jiwa mereka terancam dan pada akhirnya turun ke lahan rakyat.

Lebih lanjut Oyong menambahkan jarak antara Conservation Response Unit (CRU) Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh dengan lokasi kejadian hanya 2 Kilometer.

“Masyarakat mempertanyakan apa fungsi CRU mereka tidak serius dalam melakukan pencegahan dan pengawasan terhadap kawanan gajah liar ini kepada Bapak Pj Gubernur, BKSDA jangan tutup mata rakyat membutuhkan respon dan tindakan serius Pemerintah dalam menangani gajah liar ini” Pesannya.

“Kerugian masyarakat puluhan juta rupiah akibat kejadian ini perekonomian masyarakat semakin terhimpit,harga barang kebutuhan serba mahal panen mereka gagal apa yang akan di harapkan mereka jika ini terus berlanjut
Masyarakat berharap Pemerintah dapat mengatasi segera terkait gajah liar yang berkeliaran di kebun warga” Pungkasnya
(Zainal abidin).