20 siswa/i SD YPK Sungailiat Berkunjung ke Mapolres Bangka

matalensapos Sungailiat Bangka ~~Kasat Lantas Polres Bangka Iptu Rizka Siti Amalia, S.Tr.K, di Mapolres Bangka Menerima Kunjungan 20 Siswa-siswi SD YPK Sungailiat dalam kegiatan Polisi Sahabat Anak(26/10)

Dalam Kunjungan tersebut Kasat turut di Dampingi Kanit Regident Satlantas Polres Bangka Ipda Wahyu Nugroho Susanto,S.T.rk., Ps Kanit Kamsel Aipda Dony Apriyandi dan personil sat lantas Polres Bangka serta Guru Pendamping SD YPK Sungailiat.

Kasat Lantas Polres Bangka Iptu Rizka Siti Amalia, S.Tr.K., seizin Kapolres Bangka AKBP Indra Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si menjelaskan kegiatan ini merupakan suatu cara mengenalkan Budaya tertib berlalulintas sejak dini dan menumbuhkan rasa cinta anak-anak kepada Polri Khususnya Polisi Lalu Lintas (Polantas).

“Dengan kegiatan ini diharapkan meningkatkan Kecintaan anak-anak terhadap Polri khususnya Polisi Lalu lintas (Polantas) dan Mengedukasi tentang Budaya Tertib berlalu lintas Sejak Usia dini”,ujar Kasat

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan edukasi dan pemberian materi Lalu lintas dengan cara memperkenalkan rambu-rambu lalu lintas dan berkunjung ke gedung Satpas untuk melihat proses penerbitan SIM**team/red/dd117

1tahun dana publikasi tak kunjung cair AWAI dan PWO Geruduk DPRK Aceh Timur

Matalensapos Aceh Timur ~~Dedi Saputra SH ketua DPP organisasi aliansi wartawan Aceh independen (AWAI) dan Hasbi abu bakar ketua persatuan wartawan online (PWO) beserta Rombongan mendatangi Kantor DPRK Aceh Timur guna mempertanyakan dana Publikasi Yang pernah di janjikan sejak November 2021 yang lalu.

Sebagai juru bicara para wartawan yang bertugas di DPRK Dedi mengatakan para wartawan menuntut hak mereka karna yang menjanjikan adalah Wakil Ketua I dan II DPRK Aceh Timur turut di saksikan Sekwan.

“Awal mula tanggal 30 November 2021 di ruang rapat gedung B DPRK Aceh Timur Rekan Rekan wartawan bertemu dengan Sekwan DPRK Aceh Timur serta wakil ketua I dan Wakil ketua II, yang mana dalam pertemuan tersebut sempat kisruh terkait pemberitaan”Kata Dedi

“Kita masih teringat pada pertemuan tersebut Sekwan DPRK Aceh Timur mengatakan dengan adanya kejadian ini(Kisruh Pemberitaan-red) kita bisa duduk bersama serta tukar pikiran agar bisa lebih baik lagi dari sebelumnya kami juga ada berkeinginan untuk dapat ngopi bersama insan pers,saya meminta maaf kepada rekan-rekan pers jika ada kesalahan yang saya lakukan baik sengaja atau tidak(ungkapan Sekwan kala itu-Red) dilanjutkan dengan Janji wakil ketua I dan wakil ketua II yang berkomitmen akan menganggarkan dana publikasi kepada awak media Aceh Timur serta akan mengusulkan dalam perubahan.”Jelas Dedi.

Namun hingga berita ini naik dana itu tak pernah ada dan tidak pernah para wartawan terima

“Diduga mereka hanya memberikan angin segar saja bagi kami saat itu agar permasalahan dengan sekwan bisa cepat selesai”kesal dedi

Ditambahkan Dedi setiap liputan kegiatan DPRK Aceh Timur para wartawan yang bertugas selalu isi absensi yang tertera ada koordinator media,saat kita pertanyakan siapa koordinator media pihak keuangan tidak tahu,dan mengapa saat adanya kegiatan DPRK Aceh Timur diluar daerah awak media tidak mendapatkan berita.

“Saya mengingatkan DPRK Aceh Timur memperhatikan aspirasi masyarakat dan Rekan rekan Wartawan karna jelas UU keterbukaan informasi publik itu ada dan harus diterapkan “Tegas nya.

Hal senada di utarakan Hasbi abu bakar ketua persatuan wartawan online (PWO) yang berharap agar DPRK Aceh Timur untuk transparan juga terbuka bagi publik.

“Kami selaku awak media yang juga pengontrol sosial Berharap kepada ketua DPRK berupaya untuk memperhatikan media sebagai mitra pemerintah”Harap Hasbi.

Media matalensapos mencoba konfirmasi ketua DPRK Aceh Timur lewat pesan WhatsApp Perihal dana publikasi yang dijanjikan oleh wakil ketua I dan II mengatakan

“Kami telah beberapa kali melakukan komunikasi perihal tersebut, berhubung dalam perubahan anggaran 2022 belum mendapat kuncuran dana tambahan maka dana publikasi tersebut belum dapat direalisasikan namun akan kami upayakan Tahun Anggaran 2023″Jawab ketua DPRK melalui Wa Sekwan(Zainal Abidin).

Kadis PUPR Bungkam Terkait Bantuan Rumah layak huni Di Aceh Timur TA 2021 Tidak Tepat Sasaran

matalensapos Aceh Timur — Hasil Audit Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP-BPK) Keuangan Daerah Aceh Timur Tahun Anggaran 2021 menemukan bantuan rumah layak huni pada masyarakat yang berisiko sosial tidak tepat sasaran karena Dinas PUPR tidak ada berkoordinasi dengan Dinas Sosial sebagai leading sector terkait masyarakat yang memiliki kerawanan sosial.

LHP-BPK Keuangan Daerah Aceh Timur, Tahun Anggaran 2021 Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menganggarkan belanja bantuan sosial sebesar Rp24.753.862.915, dengan realisasi sebesar Rp18.451.688.411,-Salah satu belanja bantuan sosial direalisasikan oleh Dinas PUPR Aceh Timur berupa rumah layak huni kepada masyarakat tidak mampu.

Belanja bantuan sosial pada Dinas PUPR Aceh Timur realisasinya sebesar Rp8.993.771.000, yang digunakan untuk membangun/rehab 121 rumah layak huni bagi masyarakat yang memiliki resiko sosial.

Hasil konfirmasi pada pada Dinas Sosial menunjukkan bahwa dari 121 penerima terdapat 14 nama penerima tidak terdaftar pada basis data sebagai masyarakat tidak mampu pada sistem yang dimiliki oleh Dinas Sosial.

Dalam LHP-BPK menunjukkan 14 nama tersebut tersebar dibeberapa daerah, yang masing masing menunjukan nilai penerimaan mulai dari Rp14.996.000 dan Rp84.908.000, dengan nilai total bantuan untuk 14 nama tersebut adalah Rp908.752.000.

Pihak media sudah coba menghubungi Muslim, ST, Msi Kadis PUPR Aceh Timur melalui chat dan telepon WhatsApp, untuk konfirmasi terkait ini, namun sampai berita ini diturunkan, yang bersangkutan tidak membalas dan menjawab telepon**team/red/Zainal Abidin.

Yahya YS Berang Kinerja BPJN beserta Rekanan Sangat Bobrok dan terkesan Asal Asalan

matalensapos Aceh Timur ~~Yahya YS Anggota DPRK Aceh Timur berang terhadap  pelaksana pemeliharaan jalan terlihat tidak layak serta terkesan asal-asalan dan sangat bobrok dibawah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Aceh hal itu di perlihatkan oleh Yahya Sejumlah  lubang pada ruas badan jalan lintasan Banda Aceh-Medan di Kabupaten Aceh Timur yang mengancam keselamatan pengguna jalan(26/10).

“Banyak lubang pada badan jalan lintas nasional yang mengancam keselamatan pengguna jalan sejauh mana peran dan tanggung jawab mereka dalam menjaga pemeliharaan jalan (BPJN Wilayah Aceh dan perusahaan pemenang kontrak pemeliharaan jalan-Red),” kata Yahya

Pekerjaan sangat buruk dan asal asalan, baru dua bulan di tambal aspal berlubang, sudah berlubang lagi di lubang yang sama, cetus Yahya BKY kepada Media ini di sebuah Cafe di Idi Rayeuk 

“Setelah di gali aspal dengan ukuran bervariasi, dua minggu kemudian baru di tambal dengan aspal, ini kan kerja asal-asalan,” tuding politisi Partai Aceh dapil Idi Rayeuk.

“Akibat nya ada korban yang terperosok dan terjatuh dari sepeda motor apalagi korbannya adalah Ibu ibu”sebutnya

Ia minta pihak BPJN Aceh dan kontraktor becus dalam melaksanakan pekerjaan pemeliharaan jalan 

“Tambal aspal jangan asal asalan, ini sangat meresahkan masyarakat dan pengguna jalan, kita minta BPJN dan rekanan untuk lebih baik kinerja nya,” harap Yahya BKY

Hal senada juga disampaikan oleh Sarifah, warga Titi Baroe merasa heran kok jalan Lintas Nasional sepertu jalan antar desa, hampir tiap hari ada saja korban jatuh akibat masuk lobang. 

“Jadi saya berharap kepada Bapak Pj Gubernur Aceh agar dapat segera memperbaiki jalan lintas nasional, masak di aceh uang berlimpah tapi jalan macam euk lemoe (Maaf..Tai lembu-Red) begitu hujan sudah berlobang,” ujar Sarifah.

Media ini mencoba  mendapatkan akses dengan pejabat BPJN Aceh maupun pihak rekanan untuk meminta konfirmasi terkait sorotan pemeliharaan/rehab jalan lintas nasional yang di nilai bobrok dan asal asalan.

Namun sampai berita ini di turunkan belum mendapatkan nama dan nomor kontak pihak BPJN dan nama rekanan pekerjaan pemeliharaan jalan nasional(Zainal Abidin)