Jelang Muzakarah Ulama se-Aceh Ke XI, Kapolres Aceh Timur Bersilaturahmi Dengan Pimpinan Dayah Bustanul Huda

matalensapos | Aceh Timur ~~Dalam rangka menjalin silaturahmi sekaligus meminta do’a dan dukungan alim ulama untuk bersama-sama mendukung Polri dalam mewujudkan kondisi kamtibmas agar selalu kondusif dan stabil Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah, S.I.K. bertemu Pimpinan Dayah Bustanul Huda Tgk. H. Muhammad Ali (Abu Paya Pasi)
“Dukungan dan kerjasama dari para ulama sangat kami perlukan untuk menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polres Aceh Timur Dengan adanya komunikasi, diharapkan akan terjalin hubungan yang baik antara Polri dan para tokoh-tokoh agama,” ujar Kapolres menyampaikan maksud silahturahminya(5/11/22)

“Kami (Polri) tidak bisa menjaga wilayah hukum Polres Aceh Timur hanya sendiri, tanpa adanya do’a, dukungan dan bantuan dari para tokoh agama dan para ulama maupun masyarakat yang ada di Aceh Timur.” Jelas Kapolres.

Dalam kegiatan silahturahmi tersebut Kapolres Aceh Timur didampingi Kasat Samapta AKP Irwansyah Nasution, Kasikeu Aiptu Karmizi, S.H. juga menyerahkan bantuan sembako.

“Bantuan ini guna mensukseskan kegiatan Muzakarah Ulama se-Aceh Ke XI ” Pungkas Kapolres Aceh Timur (zainal abidin).

Kapolsek Ranto Peureulak berikan Bantuan Kepada Warga Korban Banjir

matalensapos | Aceh Timur ~~Hujan deras yang turun beberapa hari ini di wilayah Ranto Peureulak menyebabkan sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) meluap dan airnya masuk ke pemukiman warga dan banjir terjadi dalam memantau keadaan di wilayah hukum nya kapolsek Ranto Peureulak Iptu Eko Suhendro, S.H. beserta unsur muspika dan Koramil melakukan peninjauan terhadap beberapa rumah warga terdampak banjir, serta memberikan bantuan sosial beras, minyak goreng, telor, gula pasir dan sebagainya(5/11/2022).

“Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian keluarga besar Polsek Ranto Peureulak bersama Muspika terhadap warga yang tedampak banjir dan setidaknya bisa meringankan beban kebutuhan sehari-hari,” ujar Kapolsek.

Dalam Kesempatan tersebut Kapolsek berpesan kepada warga masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana terkait situasi cuaca yang kurang baik.
“Kami bersama unsur muspika yang lain tetap bekerja keras membantu warga yang terdampak banjir dan standby untuk siaga bencana.” Pungkas Kapolsek (zainal abidin).

Muhammad-istri beserta ketiga buah hati hidup di bawah garis kemiskinan

matalensapos | Aceh Timur ~~Muhammad (35 tahun) dan istrinya Tiaminah (30 tahun) warga Dusun Keude Rabo Gampong Buket Teukuh Kecamatan Idi Tunong Kabupaten Aceh Timur beserta tiga orang anak mereka Muhammad Fadil (12 tahun), Jamaluddin (7 tahun) dan anak ketiga mereka yang masih Balita Rafamaulana( 2.5 tahun) hidup sangat memprihatinkan bagaimana tidak tempat tinggal mereka saat ini sudah tidak layak untuk ditempati berdasarkan pantauan awak media matalensapos beserta rekan rekan media lainnya di lapangan, nampak lobang dinding dimana mana,atap yang bocor serta tempat tidur yang sudah tak layak pakai juga peralatan yang seadanya buat memasak sangat miris melihatnya.

Pasangan Suami Istri ini hidup dibawah garis kemiskinan untuk menghidupi keluarganya Muhammad kerja serabutan dan hasil kebunnya untuk makan sehari hari saja susah apalagi untuk memperbaiki rumah mereka yang hampir roboh tersebut.

Kepada tim Awak media Tiaminah menceritakan keseharian hidup mereka.

“saat ini suami saya kerja serabutan sana sini dan terkadang berkebun sekedar buat makan terkadang itu juga tidak mencukupi pak”kata Tiaminah(5/11/22)

Saat tim awak media menanyakan apakah ada bantuan dari pihak dusun,desa maupun pemerintah yang berkompeten di jawab tiaminah bahwa hanya mendapat sembako , sementara bantuan bantuan seperti BLT Gampong tidak pernah dapat.

lebih lanjut Tiaminah membeberkan rasa kekhwatiran terhadap keadaan tempat tinggal yang di tempati bersama ketiga anaknya yang sudah tak layak terlebih saat ini cuaca sering hujan sering ada angin.

“Saya khawatir,waswas dan sangat takut tempatbtinggal saya ini roboh di saat Hujan dan angin Kencang Pak saya kasihan sama anak anak apalagi sikecil “ujarnya sedih.

Tiaminah sangat berharap kepada tim media untuk menyampaikan aspirasinya melalui pemberitaan agar bisa dilihat juga di dengar oleh pihak Pemerintah tentang keadaan kehidupannya saat ini terutama tempat tinggalnya.

“Terima kasih kepada Bapak Bapak media yang sudah mendatangi tempat tinggal kami beginilah keadaan kami pak saya berharap dengan kedatangan bapak bapak pihak pemerintah bisa mendengar juga dapat melihat keadaan kami melalui pemberitaan bapak bapak dan kiranya dapat memberi keringanan kami untuk merenovasi tempat tinggal kami yang layak agar anak anak dapat berteduh”, “harapnya(zainal abidin).

FAKSI Desak Dinas PUPR Aceh Timur Publis Daftar Penerima Rumah Bantuan dan Rehab

matalensapos| Aceh Timur~~Demi transparansi pengelolaan, dan memastikan bahwa bantuan benar tepat sasaran Kordinator Front Anti Kejahatan Sosial (FAKSI) Aceh, Ronny H, mendesak pihak dinas PUPR Kabupaten Aceh Timur, untuk segera mengumumkan atau mempublish daftar penerima rumah bantuan dan rehab bagi rakyat miskin.

” Kami hanya ingin transparansi, dan memastikan bahwa uang negara memang dipergunakan untuk kepentingan rakyat, jadi jangan ditutup – tutupi, karena itu dibangun bukan dengan uang pribadi pejabat,” kata Ronny(5/11/22).

Dia mengakui bahwa pihaknya sebelumnya tidak mengetahui sama sekali tentang adanya program bantuan itu di dinas tersebut, sampai munculnya polemik dalam pemberitaan beberapa hari lalu.

” Kami saja tidak tahu, ternyata ada bantuan rumah sebanyak itu, apalagi katanya kan lagi masa pandemi, tapi kami kaget tiba – tiba muncul berita jumlahnya ratusan seperti itu, bahkan diduga ada yang tidak tepat sasaran, yang jadi pertanyaan, itu gimana cara baginya, koq tiba – tiba ada rumah bantuan dan rehab seperti itu, koq masyarakat enggak tahu, ada apa itu? dan ke siapa aja itu dibagikan, atas dasar apa, bukankah tahun lalu katanya masih pandemi?” ketus putra Idi Rayeuk tersebut.

Dia juga mendesak PJ Bupati Aceh Timur untuk memastikan adanya transparansi dalam pemerintahannya terutama terkait setiap detail bantuan untuk masyarakat Aceh Timur, khususnya rakyat miskin.

Ronny juga mengultimatum kepala dinas PUPR Aceh Timur, untuk segera masuk kantor secara normal dalam sepekan kedepan untuk memberi penjelasan terkait persoalan itu dan persoalan lainnya seputar dinas tersebut.

” Karena ini menyangkut rakyat miskin, maka kami minta pak Pj bupati memastikan seluruh jajarannya terbuka dan transparan pada setiap bantuan yang ada untuk masyarakat Aceh Timur, meski bantuannya sebiji baut, sebatang paku atau sehelai papan pun, sebungkus mie instan, sekilo udang vaname pun bantuan yang ada, atau masuk ke Aceh Timur entah berasal darimana, harus bisa dipertanggungjawabkan dan transparan, agar benar – benar dapat dirasakan masyarakat, dan pemerintahan pun bisa lebih dipercaya serta berwibawa,” tegas pengkritik cadas itu.

” Dan kami beri waktu sepekan untuk pak kepala dinas PUPR untuk masuk kantornya secara normal seperti kadis – kadis lainnya, dan menjelaskan kepada kami ,terutama kepada teman – teman wartawan, terkait berbagai persoalan, termasuk soal banjir dan normalisasi, jika tuntutan kami tidak dihiraukan, maka kami akan gelar aksi berturut – turut di depan kejaksaan dan dinas PUPR dalam dua pekan kedepan, hanya sekedar agar pak kadis bisa masuk kantornya, tempat ia digaji dengan layak untuk mengatasi berbagai persoalan masyarakat dengan jelas, bukan sembunyi – sembunyi,” pungkas Alumni Universitas Ekasakti itu menutup keterangannya(zainal abidin).