33 Bungkus kristal putih dengan Berat 10,36 Gram,berhasil di angkut dari 6 lokasi berbeda

matalensapos|Sungailiat~~ modus transaksi Narkoba dengan cara dilempar berhasil di ungkap Tim Gradak Sat Res Narkoba Polres Bangka kali ini Fred (28 Tahun) yang jadi pekesakitan.

Mendapat Informasi dari Masyarakat yang resah akan maraknya peredaran Narkoba di seputaran Merawang tim Gradak mulai melakukan penyelidikan.

Kasat Res Narkoba Iptu Deni Wahyudi, S.Sos., seizin Kapolres Bangka AKBP Indra Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si mengatakan kepada awak mesia.

“Setelah diselidiki dan didapati hasil sesuai dengan informasi dari masyarakat dan ciri-ciri yang benar tim Gradak Sat Res Narkoba menangkap FR als Fred 28 tahun “,ungkap kasat(9/11/2022)

Di uraikan kasat setelah dilakukkan pemeriksaan awal dan pengembangan pelaku FR als Fred melakukan transaksi jual beli narkotika jenis sabu dengan cara menjual paket narkoba jenis sabu tsb dengan cara melemparkan sabu sabu di 6 tkp berbeda petugas membawa pelaku untuk menunjukkan lokasi yang disebut untuk mencari barang bukti.

“Pelaku dalam melaksanakan transaksi narkoba dengan modus dilempar lokasi operandi nya 6 TKP di Dua Kecamatan Yaitu Merawang dan Sungailiat”jelas Kasat.

“Hasil Olah TKP didapat 33 Bungkus Plastik Bening berisi kristal putih dengan Berat Bruto 10,36 Gram,6 lokasi area operandi Fred adalah gang desa Dwi makmur Kel. Dwi makmur kec. Merawang Kab. Bangka,sebelah pondok kebun sawit desa kimak kec. Merawang Kab. Bangka, kebun sawit bukit sambung giri kec. Merawang Kab. Bangka,pintu gerbang kubur sambung giri kec. Merawang Kab. Bangka,pintu gerbang THR Kel. Sungailiat kec. Sungailiat Bangka dan Terakhir jalan Jelitik kec. Sungailiat kab. Bangka dengan perbuatannya tersebut pelaku melanggar Pasal 114 ayat 2 atau Pasal 112 ayat 2 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika(Dodi.E).

Ajak kepala dinas pertanian ke Petani Langsung Zulpadli kita bersinergi demi Masyarakat.

matalensapos|Aceh Timur~~Zulfadli Oyong mengajak Kadis Pertanian Aceh Timur melakukan survei ke tempat Petani yang bercocok tanam secara mandiri untuk bersinergi dalam mewujudkan ketahanan pangan menjaga kestabilan perekonomian masyarakat.

” Tujuan kita mengajak Kadis kesini adalah agar beliau bisa melihat bagaimana luas lahan, namun tidak dipergunakan secara maksimal, saya rasa ini perlu dibenahi kedepan ” Kata Anggota DPRK Aceh Timur termuda itu kepada media ini, Rabu (9/11/2022).


Sementara di lokasi kunjungan di Desa Seuneubok Bacee, Kec. IDI Rayeuk, Kab. Aceh Timur salah seorang petani Asmawati berharap bisa mendapatkan bibit, pupuk dan kebutuhan lain guna nenunjang proses bercocok tanam dirinya.

Mendengar aspirasi Asmawati tersebut kepala Dinas Pertanian Aceh Timur, Erwin mengatakan kedepan akan mengupayakannya.

” Kami dari dinas tahun depan akan mengupayakan agar lahan ini bisa terbantu, dan berguna bagi masyarakat disini untuk meningkatkan ekonomi warga yang stabil ” tutup kadis**team/red/za/pjt.

H.Akhyarkamil.SH serah bantuan kemanusiaan korban Banjir

matalensapos|Banda Aceh~~ Ketua Umum Persaudaraan Aceh Seranto(PAS)H.Akhyar Kamil.SH.si dampingi para pengurus menyalurkan bantuan kemanusiaan di dua kabupaten kota, kabupaten Aceh Timur dan kabupaten Aceh Tamiang (9/11/2022) di Provinsi Aceh.

“Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami dari relawan Persaudaraan Aceh Seranto untuk masyarakat Aceh yang mengalami musibah banjir,Kita sama sama berdoa semoga Banjir cepat surut, serta masyarakat yang mengalami musibah ini agar sabar dan tabah dalam menghadapi cobaan ini”Kata H.Akhyar dalam sambutan nya saat menyerahkan bantuan tersebut.

“kami sangat berterima atas bantuannya dari Relawan PAS, semoga Allah membalas semua kebaikan relawan PAS, dan bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat desa Tanoh Rata”Ujar Keuchik Gampong Tanoh Rata Azwal

“semoga PAS semakin jaya, dan diberikan keselamatan untuk semua relawan PAS dan bisa selalu hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan perhatian, dan bantuan kemanusiaan, Pas jaya selalu di masyrakat provinsi Aceh”sambung Keuchik Gampong Bandrong Masdar Majid.

Ditempat yang sama Camat Peureulak Hasbi mengucapkan terima kasih kepada relawan PAS yang sudah membantu memberikan bantuan kepada Masyarakat Korban Banjir.

“Kami mengucapkan terima kasih Banyak kepada Ketum PAS dan Rombongan yang sudah jauh-jauh dirantau pulang ke Aceh menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir di Aceh Timur dan Aceh Tamiang, terutama untuk masyarakat di kecamatan peurlak Kabupaten Aceh Timur”Pungkas Camat**team/red/Zainal/pjt.

Pelaku pengeroyokan di pecel lele berhasil di amankan

matalensapos|Pangkalpinang ~~Ilham(24Tahun)warga jalan Balai berikut BM(17 Tahun) diamankan tim naga Polres Pangkalpinang karena melakukan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap Radityan bayu (18 tahun)di sebuah warung pecel lele di daerah bukit merapin dkt SMPN 3 kota pangkal pinang sekitar pukul 00.30 wib.

Hal ini di ungkapkan kasat reskrim polres pangkal pinang, AKP adi putra kepada awak media.

“Sekitar pukul 00:30 WIB Korban atas nama Radityan bayu bersama rekanya hendak membeli pecel lele di daerah bukit merapin dkt SMPN 3 kota pangkal pinang, secara tiba-tiba sekitar 10 orang, langsung melakukan pemukulan terhadap korban, “ujar AKP adi putra, (9/11/2022).

Mendapati adanya tindakan pengeroyokan, tim buser naga Satreskrim polres pangkal pinang, langsung bergegas melakukan penyelidikan terhadap para pelaku.

Tak butuh waktu lama, tim buser naga pun berhasil mengamankan seorg anak yang di bawah umur berinisial BM (17) yang mengaku ikut serta dalam aksi pengeroyokan.

Pelaku ini saat di interogasi mengakui ada melakukan pemukulan lalu jugak pelaku ini yang menikam korban, “ucapnya.

Tak berhenti di BM, tim buser naga pun kembali melanjutkan pencarian terhadap beberapa pelaku lainnya.

Alhasil satu pelaku lainya ilham (24) warga jalan balai kota pangkal pinang berhasil di amankan, sedangkan untuk pelaku lainya pun telah kabur dan masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Untuk ilham di amankan di rumahnya di kampak, lalu pelaku ini jgk mengaku ikut memukul satu kali, sedangkan ada 2 pelaku lainya puya dan radis, hingga saat ini masih dalam pengejaran. (eko saputra)