Sembunyikan bungkusan di dalam boneka Eka di Cokok tim Gradak bersama sang kekasih Ifan Black

matalensapos| Sungailiat -MI als Ifan black (41 tahun) dan SJ als Eka (33 tahun)Sepasang Kekasih di amankan Tim Gradak Sat Res Narkoba Polres Bangka di TKP jalan Ahmad yani Gang Cempedak Jalur 2 Kelurahan Parit Padang Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka dengan barang bukti Narkotika jenis Shabu seberat 2,51 gram.(12/11/2022).

Kasat Narkoba Polres Bangka Iptu Deni Wahyudi, S.Sos seizin Kapolres Bangka AKBP Indra Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si menjelaskan penangkapan bermula dari informasi masyarakat bahwa di tkp tersebut sering dijadikan tempat transaksi Narkoba.

“Dari hasil penyelidikan tim Gradak menangkap MI als Ifan Black dan di TKP ada SJ als Eka lalu dilakukan penggeledahan dan mendapatkan barang bukti 1( satu) buah tas selempang warna hitam yang berisikan 2 ( dua ) buah timbangan digital warna hitam, 2 ( dua ) bal plastik klip,1 buah boneka warna pink yang didalam boneka tersebut terdapat 1 buah botol bekas permen happy dent white warna putih yang berisikan 11 ( sebelas ) bungkus platik strip ukuran kecil yang di dalamnya terdapat kristal warna putih yang di duga narkotika jenis sabu, total BB 2,51 gram dan 1( satu ) buah Hp samsung warna putih”,ujar Iptu Deni

Ditambahkan kasat Narkoba tersangka MI als Ifan Black dan SJ als Eka melakukan transaksi jual beli narkotika jenis sabu dengan cara melempar paketan sabu di sejumlah titik di jalan raya belinyu”, tegas Iptu Deni

Atas perbuatan nya tersangka MI als Ifan Black dan SJ als Eka patut diduga melanggar Pasal 114 ayat 1 Jo 132 ayat 1 Subs Pasal 112 ayat 1 jo 132 ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2009 ttg Narkotika.**tim/red/Dodi E.

Jalan Nasional penuh lubang banyak warga kecelakaan Ketua komisi IV DPRK Aceh Timur Mengamuk

matalensapos | Aceh Timur – Akibat badan jalan berlubang di lintas jalan nasional Banda Aceh Medan, dalam seminggu terakhir telah terjadi beberapa kali kecelakaan lalu lintas tepat nya di Desa Beunot Kecamatan Darul Aman Kabupaten Aceh Timur. Sabtu 12/11/2022

Samsul Azhar(48) warga setempat mengungkapkan akibat jalan berlubang, beberapa pengguna sepeda motor terjatuh karena terperosok dalam lubang.

“Sering terjadi lakalantas karena terperosok lubang, baik pengguna sepeda motor maupun pengguna mobil, bahkan mobil ada yang patah as,” ujar Samsul.

Menurut Samsul, kecelakaan sering terjadi pada malam hari, karena pengguna jalan tidak bisa melihat lubang di badan jalan karena gelap,

“Titik lubang nya cukup banyak, sehingga banyak terjadi kecelakaan pada malam hari,” Kata Samsul.

Menurut pantauan media terdapat puluhan titik lubang selain di Desa Beunot Kecamatan Darul Aman, titik lubang yang cukup banyak juga terdapat di Kecamatan Simpang Ulim tepat nya Desa Pucok Alue Barat dan Pucok Alue Sa. Kemudian titik lubang juga terdapat di jalan trotoar Idi Rayeuk depan pusat pemerintahan Aceh Timur rata-rata lubang jalan bervariasi dengan diameter 30-40 cm dengan kedalaman 10-15 cm.

Sebelumnya, Badan Pelaksana Jalan Nasional(BPJN) Aceh, melalui PPK 1,4. Fattah Fikri berjanji akan segera memperbaiki jalan yang berlubang.

Namun sudah 3 minggu belum ada tindak lanjut dari rekanan untuk memperbaiki jalan yang berlubang.

Menanggapi hal itu Ketua Komisi IV DPRK Aceh Timur Yahya Boh Kaye menilai janji BPJN hanya PHP (Pemberi Harapan Palsu) belaka kepada publik.

Yahya BKY menuturkan, seharusnya pihak BPJN harus peka dan tanggap, karena jalan Nasional banyak di lintas pengendara.

“Apa mereka menunggu lebih banyak lagi jatuh korban,” tanya Yahya BKY.

Lanjutnya, Jika rekanan tidak mampu dan tidak becus, putuskan saja kontraknya, berikan kepada perusahaan lain yang kinerja nya baik,” pungkas nya(zainal abidin/ pjt).