6 Desa Dari 2Kecamatan Kabupaten Aceh timur Merasa Lega dengan Keputusan Pj Bupati Aceh timur

matalensapos | Aceh Timur ~~Perwakilan dari 6 desa dua kecamatan audensi ke kantor Bupati Aceh Timur yakni dari desa Buket selamak, Blang tualang, kecamatan Birem Bayeun , alu kaul,alur
Tuieh damar siput, alur punti, kecamatan rantau Selamat.
Hari Selasa Tgl (13/12/2022)

Pada acara Audensi masyarakat tersebut didampingi langsung oleh ketua DPRK Aceh Timur Fattah Fikri, anggota DPRK Elma , Muhammad Yunus Dari DPRA Fraksi Demokrat dan kadis elpiandi Dinsos .

Dari perwakilan kades damar siput kecamatan rantau selamat, dan 6 desa audensi ke bapak PJ Bupati Aceh Timur Ir. Mahyuddin M.SI karena sudah dua kali audensi kemari, terkait jalan rusak untuk sembako kami susah sekarang Karna jalan hancur solusi sampai kapan kita seperti di ini anak anak kami butuh sekolah, kalau guru nya tidak ada gara gara jalan hancur bagaimana dengan anak anak kami yang lagi sekolah dan transportasi hari hari aja jalan rusak itu kami andalkan.

Dari desa sendiri dari tahun ke tahun kita laksanakan, pertanyaan kami mampu kah bapak PJ. Aceh Timur mengaspalkan jalan buket selamak, mengingat dari tahun merdeka sampai sekarang masih gitu gitu aja jalan nya , tempo hari aja jenazah pun kita tanduk gara tidak bisa dilalui seperti kubangan tidak bisa dilalui.

Ir Mahyuddin M.SI mengatakan
Kami juga sudah tau keadaan seperti ini, kita hari ini semua desa harus sepakat sama sama , alat ada dari kami supaya penanganan nya lebih cepat dari kita makanya hari kita diskusi dulu bagaimana dari desa desa dulu

Muhammad Yunus perwakilan DPRA Fraksi partai demokrat , butuh tanggapan terkait jalan beribu nyawa orang di sana jangan sampai kelaparan,nah harapan saya kepada bapak dari Agus perwakilan, bukan tanggung jawab kepala desa , bukan berbicara siapa yang salah, namun kita kesampingkan politik, namun hari ini berbicara kemanusiaan kita liat beras aja pinjam dari tetangga akibat faktor jalan tidak bisa dilewati mari sama sama cari solusi

Dalam hal ini ketua DPRK Fattah Fikri Aceh timur pada hari ini duduk bersama karena permasalahan dari banjir kemarin jalan rusak, mengingat ini permasalahan infrastruktur jalan kita slalu berumbuk semua jalan jalan yang hancur ,namun mencari solusi tanggap darurat dulu, namun banyak menerima kondisi jalan disana kita fokuskan tanggap darurat kesana dulu mencari menaikkan Beko , kita buat parit dulu untuk mengeringkan jalan ,ada nya pengeluaran hasil sawet ,namun kita usulkan ke dana anggaran migas ,serta minta tolong ke DPRA, insyallah kita pergi kesana, dan untuk sementara kita usahakan turunkan beko dulu kelapangan .
Ucapnya.

zainal abidin pjt

Sempat Bersitegang, Permintaan Zulfadli Oyong anggota DPRK Aceh Timur direalisasi PTPN I

matalensapos | Aceh Timur ~~Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK), Aceh Timur berang terhadap PT Nusantara I, dikarenakan pihak perusahaan meminta karyawan pensiun agar menggosongkan rumah dinas. Sementara sebagian dari hak – hak karyawan belum direalisasikan.

Salah seorang anggota DPRK Atim, Zulfadli Oyong dari Fraksi Partai Nasdem, mengatakan perusahaan harus membayar ganti rugi rehab rumah, dimana diketahui dalam gaji terdapat tunjangan rumah namun tidak dibayarkan.

Dengan alasan, para karyawan sudah diberikan tempat tinggal namun menurut Oyong, rumah dinas yang dihuni oleh mereka semenjak dibangun tahun 1970 tidak pernah direhab sama sekali.

” Kita minta perusahaan untuk mengganti rugi biaya rehap yang menggunakan uang pribadi karyawan, secara logika saja bangunan yang sudah berusia 50 tahun sudah tidak layak digunakan lagi ” Kata anggota Dewan termuda itu kepada awak media saat dikonfirmasi, Selasa (13/12/2022).

Namun setelah dilakukan audiensi, yang dihadiri langsung oleh Direktur PTPN I Aceh, Ahmad Gusmar Harahap, didampingi Kabag Sekretariat perusahaan Yantri Bakti Putera, dan Kasubag Humas Komunikasi Perusahaan M Febriansyah.

Pihaknya mengaku sebagai direktur ia hanya menjalankan tugas dan amanah  yaitu menjalankan perusahaan, dan mengamankan seluruh aset perusahaan.

Terkait pengosongan rumah dinas, ungkap Ahmad Gusmar, saat ini ada 714 karyawan pensiunan yang masih menempati rumah dinas. 

“Di perusahaan manapun karyawan pensiunan harus mengosongkan rumah dinas karena itu aset perusahaan. Kenapa kami minta mengosongkan rumah dinas karena begitu aturannya, dan saat ini ada 639 karyawan aktif nggak tinggal di rumah dinas dan terpaksa perusahaan berikan biaya sewa rumah, memang secara hati nurani ini kejam, tapi secara aturan tidak ada aturan perusahaan menyiapkan rumah atau lahan pengganti,” Ujar Ahmad Gusmar Harahap, seperti dilansir oleh Serambinews.com, Selasa, (13/12/2022).

Sedangkan terkait Santunan Hari Tua yang dibayar cicil oleh perusahaan, hal ini karena perusahaan terus mengalami kerugian, bahkan gaji karyawan tersendat.

Namun, sejak tahun 2021 proses pencicilan berjalan lancar.

Setelah melalui perdebatan panjang, Ungkap Oyong pihak PTPN sepakat akan membentuk tim dan akan mengkroscek kelapangan serta mendata seluruh rumah dinas karyawan yang sudah pensiun.

Dan untuk Santunan Hari Tua karyawan akan secepatnya diselesaikan, dan karyawan yang merehab rumah dinas dengan uang pribadi agar biayanya diganti oleh pihak perusahaan atau karyawan diperbolehkan mengambil kembali bahan-bahan yang sudah digunakan untuk mengrehab rumah dinas selama ini***tim/red/zainal abidin pjt

Keceriaan Anak PAUD Pelangi Saat Kunjungi Polsek Serbajadi Polres Aceh Timur

matalensapos | Aceh Timur~~Suasana ceria terlihat dari raut wajah anak anak Pendidikan Usaia Dini (PAUD) Pelangi Desa Arul Pinang Kecamatan Peunaron saat mendatangi Polsek Serbajadi Polres Aceh Timur, Selasa, (13/12/2022) pagi.

Antusias mereka mulai terlihat saat pertama kali datang di depan Polsek Serbajadi Polres Aceh Timur, dengan memberikan ucapan selamat pagi “Asalamualaikum selamat pagi Pak Polisi”. Kedatangan mereka langsung disambut Kapolsek Serbajadi Polres Aceh Timur Iptu Hendra Sukmana, S.H. beserta anggotanya.
Dalam kunjungannya, anak anak PAUD Pelangi ini diberikan pengetahuan terkait dengan tugas-tugas keseharian Kepolisian dan pengenalan kendaraan maupun sarana yang bisa digunakan Polisi untuk bertugas.

“Mereka kita jelaskan mengenai tugas Kepolisian, pengenalan seragam Polri berikut atribut yang digunakan pada saat melaksanakan tugas. Selain itu, dengan bahasa yang sederhana kita juga memberikan penjelasan tentang rambu lalu lintas dan gerakan Kepolisian pada saat pengaturan lalulintas. Terang Iptu Hendra Sukmana.
Sementara itu Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah, S.I.K.

mengatakan, Tujuan kegiatan Polisi Sahabat Anak ini adalah menanamkan kecintaan anak-anak kepada polisi sejak dini.
“Selama ini anak-anak jika melihat polisi mereka takut, image yang demikian harus dihilangkan. Guna menunjukan citra Polri yang ramah, Polres Aeh Timur dan jajaran fokus pada program Polisi Sahabat Anak. Selain itu anggota kita yang di lapangan juga harus ramah dan santun terhadap masyarakat terutama anak-anak.” Terang Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah, S.I.K.

zainal abidin pjt

Polrestabes Medan Gagalkan Penyelundupan Satu Ton Ganja Dalam Mobil Box Di Simpang Kuala

matalensapos | Medan Sumatera Utara ~~Polrestabes Medan Satresnarkoba tangkap Ganja yang diangkut dalam sebuah mobil box tersebut ditangkap di JL. Jamin Ginting, tepatnya di Simpang Post Medan, pada Senin sore. (12/12/2022)

“Ya benar kita amankan barang bukti ganja seberat lebih kurang satu ton”, kata Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafles Marpaung kepada awak media.

Dari lokasi, Rafles mengaku turut diamankan seorang kurir yang membawa barang bukti ganja menggunakan mobil box tersebut.

“Ganja itu terbungkus dalam 36 goni dengan total 366 paket”, ujar Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan Kompol Rafles.

Belum diketahui, ribuan paket ganja ini akan dibawa ke mana. Polisi juga belum memberikan pernyataannya mengenai jaringan narkoba yang diduga lintas Provinsi Sumatera Utara.

Sementara itu, barang bukti ganja dan sopir dibawa ke Polrestabes Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Sebelum tersangka ditangkap, Kepala Polrestabes Medan Valentino Tatareda mengatakan bahwa pihaknya dapat kepastian dan informasi yang akurat atau A1. Setelah itu dilakukan upaya penyelidikan dan penghadangan ataupun pembuntutan tersangka di TKP.

Polisi pun berhasil menghentikan 1 unit mobil box dengan pengemudi inisial ‘M’ dari Provinsi Aceh. “Selanjutnya kita amankan barang bukti yang disebutkan tadi”, pungkasnya lagi.

Informasi awal untuk barang ganja tersebut akan langsung dibawa ke Jakarta. Akan tetapi saat ditanyakan pada tersangka mengatakan akan dibawa ke Medan.

“Tapi dari awal informasi kita dapat akan dibawa ke Jakarta”, ucapnya.

Disinggung terkait siapa yang memesan barang ganja tersebut, Kapolrestabes menyatakan masih didalami oleh pihaknya.

“Pemesan masih kita dalami, tapi hasil pembuntutan rekan-rekan kami dan saat penangkapan satu orang inisial ‘M”, ujarnya.

Diketahui mobil box berwarna putih itu bernopol BL 8237 HC. Ciri-ciri pengemudi setinggi 160 Cm perawakan kurus dan memakai baju kaos warna abu-abu dengan menggunakan topi kupluk saat digelandang tersangka sudah diborgol dan terdokumentasi oleh banyak pihak awak media.(Zbn 86/joy)

Panitia Tidak Siap Website ke-14 Pidie Lambat Daftar Perolehan Medali,Kontingen Mengeluh Begini

matalensapos | Aceh Timur~~Tim Media Center PORA XIV di Pidie terlihat diduga sangat lambat untuk mengupdate informasi peroleh medali di portal atau website resmi: poraxiv.pidiekab.go.id. Hal tersebut disampaikan Oleh Dedi Saputra SH ketua aliansi wartawan Aceh independen (AWAI) serta juga menerima keluhan dari beberapa ofisial Kontingen Aceh Timur di Pidie, Senin (12/12/2022). Menurut Dedi,sejak kemarin, website tersebut belum ada update peroleh medali pada cabor yang telah dipertandingkan. “Sudah dua hari tidak update, padahal banyak kelas telah dipertandingkan,”ujar Dedi kepada media ini. Ia mengaku, beberapa kontingen harus mengupdate sendiri peroleh medali yang telah diperoleh. Hal ini dilakukan karena portal resmi PORA XIV 2022, belum nampak penambahan medali. Padahal dari data yang di terima oleh beberapa rekan media Aceh Timur yang meliput di lapangan bahwa Kontingen atlet Aceh Timur dalam beberapa bidang olahraga raga telah meraih emas sebanyak 4, perak 6 serta perunggu 4 “Seharusnya ini tidak terjadi. Masyarakat saat ini memanfaatkan media digital untuk update informasi, namun nyatanya panitia tidak siap,” ujarnya. Masih Lanjutnya, panitia PORA di Pidie tidak memiliki sumberdaya yang cukup untuk mengelola itu. Sehingga, ia berharap, panitia segera melakukan langkah evaluasi agar masyarakat dan khususnya atlet tidak kesulitan update informasi. “Padahal Aceh Timur sudah memiliki 4 emas, kabupaten/kota lain juga banyak sudah bertambah. Tapi angkanya belum ada perubahan di web,” pungkasnya. zainal abidin pjt

Meraih Medali Pertama Perak ,Ketua KONI Ucapkan Terima Kasih Kepada Tim Catur Aceh Timur

matalensapos |Pidie ~~Setelah melalui perjuangan berat dan alot Atlet beregu catur Aceh Timur , Ridhal Mahfudh, M.Akbar, Zulfikar dan Reza Malik yang dikapteni Saifulnur Akhirnya meraih Perak dikatagori Beregu Putra Catur Cepat pada Meja 2 Senin 12 Desember 2022.

Medali Perak diraih pecatur M.Akbar melalui perjuangan melelahkan dibabak akhir melawan pecatur Aceh Tenggara.

Di babak 7 ( akhir), sebelum M.Akbar melawan pecatur Aceh Tenggara sudah mengantongi poin 4 bersaing dengan pecatur Bireun dan Aceh Tenggara yang sama sama memiliki poin 4. Namun M. Akbar memiliki penilaian solkop lebih baik dan didukung dengan kemenangan melawan pecatur Aceh Tenggara. Setelah dilakukan penghitungan nilai oleh tim juri akhirnya M.Akbar dinobatkan sebagai peraih medali Perak.

Ketua KONI Aceh Timur Dr. Firman Dandy SE.,M.Si didampingi Ketua Percasi Aceh Timur , Abdul Manaf, AB menyaksikan langsung pengalungan medali yang dilakukan oleh wakil ketua Pengprov Percasi Aceh Kamaruzzaman di oproom Kantor Bupati Pidie.

” terima kasih kepada tim catur Aceh Timur yang telah berhasil meraih medali pertama Perak pada katagori Catur Cepat beregu di papan 2. Ini adalah menunjukkan sebuah kemajuan, semoga dengan Raihan sementara di Even PORA XIV ini dapat lebih bersemangat dan berpacu lagi untuk meraih medali pada hari-hari berikutnya”. jelas Dandy.

Pertama Dalam Sejarah, Aceh Timur Peringati Hari HAM Sedunia

matalensapos | Aceh Timur~~Sejumlah massa mengatasnamakan diri Koalisi Masyarakat Pejuang HAM dan Keadilan, hari ini menggelar aksi memperingati hari HAM sedunia dengan serangkaian aksi di Aceh Timur.

Peringatan hari HAM sedunia itu merupakan yang pertama kalinya digelar dalam sejarah di daerah penghasil migas tersebut. Puluhan massa menggelar aksi teatrikal membentang spanduk aksi berbunyi ” Selamat Hari HAM Sedunia ” di tengah jalan raya Medan – Banda Aceh, membacakan petisi berisi sejumlah tuntutan serta melepas sepasang merpati bersama aparat kepolisian yang bertugas dari Polres Aceh Timur.

” Alhamdulillah, meski sangat sederhana, aksi memperingati hari HAM sedunia yang pertama kalinya di Aceh Timur hari ini berlangsung sukses, berkat dukungan saudara seperjuangan, aparat kepolisian dan semua pihak, semoga tahun depan bisa terulang kembali dengan persiapan yang lebih baik lagi dan ideal, ini merupakan bagian dari mimpi kami yang terwujud,” kata Kordinator Aksi, Ronny H, didampingi Irfan Hutagalung SH.

Setelah membaca petisi, membunyikan sirine, melepas merpati dan berbaris rapi di tengah jalan raya, aksi yang sempat memacetkan jalan raya Medan – Banda Aceh selama beberapa menit itu kemudian berlanjut dengan longmarch menuju pendopo bupati Aceh Timur dan Kantor Kejaksaan Aceh Timur.

Di depan pendopo, massa aksi yang sempat berorasi selama beberapa menit, langsung disambut hangat oleh Pj Bupati Aceh Timur, Ir, Mahyuddin, Msi, beserta jajarannya yang kemudian diminta menandatangani petisi, selanjutnya melepas merpati secara simbolik, dan memberi sambutan seputar hari HAM tersebut.

” Dalam rangka memperingati hari HAM sedunia, sholawat dan salam kita sanjungkan kepada nabi besar Muhammad SAW, sebagai pelopor hak asasi manusia, dan kami sebagai perwakilan pemerintah Aceh Timur hari ini, tetap memperhatikan masalah kemanusiaan yang adil dan beradab, itu memang tujuan negara kita, pemerintah juga terus berusaha semakin hari untuk semakin baik lagi, dan tujuan negara adalah untuk melindungi segenap warganya,” ucap Pj Bupati Aceh Timur, Ir Mahyuddin Msi, di hadapan massa aksi.

Selanjutnya massa yang tadinya bergerak aksi di tengah kondisi hujan itu kembali longmarch menuju kantor kejaksaan negeri Aceh Timur, di sana massa disambut Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Timur, Semeru, SH, MH, beserta jajarannya.

Setelah berorasi sejenak, dan membentangkan spanduk aksi berbunyi ” Penegakan Hukum Yang Tidak Adil adalah Pelanggaran HAM” kemudian perwakilan aksi meminta kepala kejaksaan itu untuk menandatangani selembar kertas berisi petisi yang memuat sejumlah tuntutan terkait penegakan hukum yang berkeadilan di Aceh Timur.

Kemudian Kajari Aceh Timur pun bersama masyarakat dan pihak Polres Aceh Timur yang terdiri dari Sat Intelkam, Sabhara dan Sat Reskrim, secara bersama – sama melepaskan sepasang lagi merpati putih yang terbang bebas disambut tawa ceria massa aksi.

” Dalam rangka memperingati hari HAM sedunia, kita mengharapkan kepada para penegak hukum, agar dalam melaksanakan tugas dan fungsinya senantiasa jangan sampai melanggar HAM, saya tidak menyampaikan soal kasus spesifik, jadi intinya apa yang disampaikan kordinator aksi tadi akan kita laksanakan, selama itu cukup bukti dan sah, jadi tidak ada alasan untuk tidak kita proses secara hukum,” ungkap Kajari Aceh Timur, Semeru SH, MH.

Tak lama kemudian, massa yang terdiri dari berbagai latar belakang seperti kaum miskin, aktivis, serta korban dari berbagai kasus hukum, dan juga pedagang kecil serta pegiat sosial lainnya itu pun akhirnya membubarkan diri.

Dalam aksi tersebut tampak hadir pula sejumlah pegiat sosial seperti Muhammad Arief (Perleng), Tarmizi, Razali, Hasbi, Kusmiadi, Fakri, Gadong, Jaka, dan jurnalis seperti Iksan, Zainal dan lainnya.

Setiap tahunnya pada 10 Desember warga dunia memperingati hari HAM sedunia yang bertepatan dengan hari Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa mengadopsi Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (UDHR) pada tahun 1948.

UDHR sendiri merupakan dokumen tonggak sejarah yang menyatakan hak-hak yang tidak dapat dicabut yang dimiliki setiap orang sebagai manusia, terlepas dari ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, bahasa, aliran politik maupun pendapat lainnya. Juga terlepas dari asal kebangsaan, tingkat sosial, properti, kelahiran hingga status lainnya.

HAM atau Hak Asasi Manusia merupakan hak-hak yang dimiliki manusia semata-mata kerena manusia. Umat manusia memilikinya bukan karena diberikan oleh masyarakat atau berdasarkan hukum positif, melainkan semata-mata berdasarkan martabatnya sebagai manusia.

Namun sayangnya, masih banyak pihak yang melakukan pelanggaran HAM. Bahkan hampir setiap negara memiliki permasalahan dalam usaha untuk menegakkan HAM, tidak terkecuali di Indonesia.

Pelanggaran HAM berat adalah kejahatan luar biasa yang mengakibatkan kerugian yang bersifat sulit dikembalikan ke keadaan semula. Korban pelanggaran HAM berat umumnya menderita luka fisik, mental, penderitaan emosional dan kerugian lain yang berkaitan dengan hak asasi manusia. Pelanggaran HAM berat juga menyebabkan kerugian materiil bagi korbannya. Perumusan tentang pelanggaran HAM berat belum secara jelas ditetapkan dalam berbagai resolusi maupun deklarasi yang telah diadakan oleh negara-negara di dunia.

zainal abidin pjt

Zulfadli (Oyong)Ketua PASI Aceh Timur Minta Maaf Kenapa?

matalensapos | Aceh Timur – Pekan Olahraga Aceh (PORA) Ke – 14 di helat tahun ini di Kota Sigli, Kab. Pidie, dimana setiap 23 Kabupaten/kota di Aceh mengirimkan para atlit – atlit terlatih untuk meraih kejuaraan pada tingkat Daerah hingga ke kancah Internasional.

Ketua Cabang Olahraga (Cabor) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Aceh Timur, Zulfadli Oyong melalui pesan jarak jauh menyampaikan beberapa hal kepada Atlityang saat ini sedang mengikuti PORA ke – XIV di Pidie.

Pertama, dia memberi apreasi kepada atlit yang sudah bertanding, baik yang sudah meraih medali emas, perak maupu perunggu.

Kedua, Oyong meminta maaf dikarenakan tidak bisa mengikuti PORA tersebut, pasalnya ada kesibukan dan lain hal sehingga membuat dirinya tidak bisa ikut hadir dalam momentum besar itu.

” Meskipun saya tidak bisa ikut hadir kesana, namun saya tetap mendukung penuh adik – adik atlit yang sedang bertanding saat ini, saya harap kalian tetap semangat dan mendapatkan hasil yang memuaskan ” Ujar Zulfadli kepada media ini, Senin (12/12/2022).

Kemudian dia mengatakan, kepada atlit agar menjaga kesehatannya guna dalam pertandingan nanti lebih energik dan Full Stamina.

” Kita harap juga jangan sampai atlit kita menjaga kesehatannya, dan tidak begadang, dengan hal itu maka saat pertandingan berlangsung para peserta lebih bugar dan semangat tentunya ” Demikian Oyong dengan menutup keterangan.

zbn86

Atlet Kempo Aceh Timur sukses meraih Kemenangan

Matalensapos |Aceh ~~Atlet Kempo Aceh Timur meraih hasil memuaskan untuk seluruh pertandingan laga hari pertama Cabang Olahraga (Cabor) Shironji Kempo pada Minggu, (11/12/2022) di Pekan Olahraga Aceh (PORA).

Atlet Kempo Aceh Timur yang bertanding hari ini bermain di Randori Putri kelas 51 Kg dan 54 Kg. Masing-masing ialah Silva Nazuwa (kelas 51 Kg) dan Fitriani (kelas 54 Kg).

Pada pertandingan awal, Silva Nazuwa menang setelah melalui pertarungan sengit melawan Atlet Kempo Aceh Tengah Miftahul Jannah.

Sedangkan Fitriani bermain dikelas 54 Kg berhasil membungkam Atlet Kempo Pidie Jaya Cut Nayra pada putaran pertama.

“Inti nya kita bertanding secara sportif dan semangat sang juara harus tetap ada dalam jiwa atlit, untuk target medali emas, pasti semua atlit menginginkan perkalungan emas. Yang pasti nya kita di cabor kempo ini khusus nya untuk kontingan Aceh timur akan berusaha semaksimal mungkin, kami yakin akan membawa pulang medali emas untuk Aceh timur”. Muhammad Jamal, selaku ketua umum pengcab perkemi dan pelatih

Memasuki putaran kedua, Silva Nazuwa kembali menang bertarung melawan Nurrahmi (Bireun). Selanjutnya, Fitriani juga memenangkan laga lanjutan (putaran ke-2) melawan Atlet Kempo Aceh Tengah Yurike Amelia Putri.

Yurike Amelia harus menerima kekalahan setelah jatuh 2 kali saat menghadapi atlet Aceh Timur.

Ketua KONI Aceh Timur Firman Sandy menyebut ia yakin bahwa Aceh Timur akan mengumpulkan medali dan menjadi juara pada Pekan Olahraga Aceh (zainal abidin pjt)

Kami Berharap Bapak Kapolda Aceh Dapat Menindak PuKat Harimau yang Kebal Hukum Beroperasi Di Aceh Timur.

matalensapos | Aceh Timur – Para nelayan tradisional di seputaran Kuala Idi perairan Kabupaten Aceh Timur mengaku resah akibat banyaknya kehadiran kapal ilegal yang menangkap ikan dengan menggunakan pukat harimau (trawl).

Sebagaimana berdasarkan pasal 2 Peraturan Mentri (Permen) nomor 02 tahun 2015 tentang larangan menggunakan alat tangkap jenis trawl/pukat hela dan pukat tarik selain terancam biota laut seperti zooplankton, terumbu karang dan keaneka ragaman hayati kelautan lainnya juga akan ikut punah

Meski dilarangan penggunaan alat penangkapan ikan pukat hela (trawls) dan pukat tarik (seine nets) di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia karena merupan hal ilegal, namun hal tersebut tidak menyudutkan semangat para pemilik Kapal trowl untuk terus melakukan aktifitasnya di bibir pantai Aceh, Khususnya di Pesisir Pantai Aceh Timur.

Hal tersebut disampaikan oleh seorang nelayan tradisional, Bustami, warga Kuala Idi, Idi Rayeuk, yang mengaku sedih karena telah kehilangan 97 buah bubu rawe (ranjungan kepiting) miliknya pada Rabu 7/12 lalu lenyap akibat terseret pukat harimau yang beroperasi saban hari.

“Bayangkan hampir setiap hari belasan unit kapal yang menggunakan pukat harimau hadir di peraian Kuala Idi, Kuala Simpang Ulim hingga ke Kuala Krueng Thoe Madat, sayangnya terkadang mereka beroperasi jaraknya hanya satu mil dari bibir pantai. Bahkan Saya pernah meminta ganti dari toke boat katrowl, namun pemilik kapal trowl malah mengaku tidak pernah bersalah,” kata Bustami yang mewakili para nelayan lainnya, pada Jum’at Sore hari ini

Bustami juga menjelaskan, akibat ulah dari pukat harimau, banyak nelayan tradisional diwilayah Kuala Idi, Simpang Ulim hingga Kuala Leuge Peureulak menuai kerugian.

“Saat ini ada beberapa unit kapal gunakan pukat harimau, baik ukuran kecil maupun besar terlihat bebas menagkap ikan dengan cara ilegal. “Setiap hari terlihat banyak kapal liar, dengan Tonos groos (GT) berbeda-beda, minimal 10 hingga 20 unit barlayar setiap hari di wilayah Kuala Idi hingga Simpang Ulim dan Madat,”bebernya.

Menyikapi keresahan nelayan tradisional yang barasal dari kelurga miskin, Masri SP aktivis sosial Aceh Timur meminta kepada penegak hukum untuk tindak tegas terhadap kasus tersebut.

“Saya meminta Kapolda Aceh, Polres Aceh Timur, Kementerian Kelautan dan Perikanan harus segera turun tangan guna menyelamatkan biota laut, seperti terumbu karang, bio plankton, agar laut di Aceh Timur tidak rusak ekosistem, pinta Masri, Jum’at (09/12/2022).

Lanjut Masri, Jangan sampai seperti laut Belawan, Sumut, yang tandus akibat terumbu karang rusak sehingga ikan – ikan sudah berimigrasi. Jika itu terjadi, maka yang rugi adalah nelayan kecil yang menangkap ikan dengan alat tradisional,” Tegas aktivis Aceh Timur tersebut.

“Mereka itu mafia yang selalu mengincar zona tangkap nelayan tradisional di Aceh Timur dan bukan hanya itu, mereka juga telah merusak rumpon ikan milik nelayan kecil. Baik siang ataupun malam, mereka itu kapal pukat trawl ada operator nya, dan pukat pukat harimau adalah hama perusak bagi nelayan tradisional. Akibat ulahnya yang ilegal, semakin merugikan nelayan kecil hingga ekonomi nelayan tradisional semakin terpuruk,”Pungkasnya(zbn86).