Sekdis Perikanan Aceh Timur Menghindar dari Wartawan

Matalensapos | Aceh Timur ~~
Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Aceh Timur, Fadli, terkesan menghindar saat media ini mempertanyakan kepadanya soal keberadaan sejumlah program pokir anggota DPRK Aceh Timur tahun 2022.

Seolah tidak mengetahui persoalan, dia malah meminta awak media ini mempertanyakan langsung hal diduga misterius itu kepada kepala dinasnya.

” Coba ke kantor aja langsung tanya kadis,” katanya beberapa waktu lalu.

Sementara itu di lain hal, diduga program aspirasi DPR-RI, Muslim SHI MM, di Aceh Timur terkesan dibangun asal jadi bahkan nampak terlantar, kolam – kolam itu kini nampak ada banyak yang kosong dan tak terawat(14/01/2022).

Diduga keberadaan program yang minim informasi itu dibangun hanya demi mencairkan anggaran kegiatan, seperti penemuan salah satu kolam udang vaname dengan anggaran miliyaran di belakang gedung ISC IDI yang diduga terlantar, bahkan dinas perikanan setempat pun terkesan tidak tahu .

Sungguh sangat disayangkan, di sana terlihat sebuah kolam udang vaname yang ditaksir bernilai miliaran rupiah diduga terlantar tidak difungsikan. Bahkan sangat minim informasi yang bisa didapatkan terkait pokir DPRK maupun aspirasi DPR RI tahun 2022 tersebut.

Saat dikonfirmasi, pihak dinas perikanan melalui Fadli, Sekretaris Dinas Perikanan Aceh Timur, tidak menjawab atau mengaku tidak tahu(Tim 86)

Meninggal di Malaysia, Akhyar Kamil Tanggung Biaya Pemulangan Jenazah Said Faisal ke Aceh Timur

Matalensapos |Aceh Timur ~~H.Akhyar Kamil.SH ketua umum Persaudaraan Aceh Seranto kembali memerintahkan relawan persaudaraan Aceh seranto yang berada di provinsi Aceh untuk menjemput jenazah Almarhum said Faisal yang meninggal dunia di negeri jiran Malaysia.

Sejumlah relawan persaudaraan Aceh seranto (PAS) kota Langsa dan kabupaten Aceh Timur menyambut kedatangan rombongan yang menjemput jenazah Almarhum said Faisal yang meninggal dunia dirumah sakit Kulim Penang Kedah Malaysia.

Jenazah Almarhum Said Faisal (32) yang merupakan Warga desa menasah kupula Kecamatan Jeunib Kabupaten Bireun Aceh-Indonesia dipulangkan oleh perkumpulan persaudaraan Aceh seranto (PAS) dibawah komando H. Akhyar Kamil.SH

Hal tersebut disampaikan oleh H.Akhyar Kamil. SH kepada awak media ini vi pesan whatsappnya, “iya benar Persaudaraan Aceh seranto kembali memulangkan jenazah warga Aceh yang meninggal dunia di Malaysia, setelah sebelumnya kami memulangkan Jenazah Iqbal yang mengalami kecelakaan di Malaysia, hari ini kami kembali memulangkan jenazah Almarhum said Faisal dari Malaysia kerumah duka di kabupaten Bireuen, kata Akhyar.

Almarhum said Faisal baru 25 hari melancong ke negeri jiran Malaysia, dan di sana jatuh sakit, hingga akhirnya meninggal dunia di RS kulim pada hari selasa 10 Januari 2023 jam 04.00 pm dini hari, (waktu Malaysia) ujar Akhyar.

Atas permintaan keluarga almarhum kepada perkumpulan Persaudaraan Aceh seranto di provinsi Aceh dan diteruskan kepada kami, dan kami memulangkan jenazah Almarhum said Faisal sesuai dengan permintaan keluarga almarhum, sebut Akhyar.

Setibanya di bandara internasional kualanamu Medan jenazah Almarhum said Faisal disambut langsung oleh relawan persaudaraan Aceh seranto, dan dengan menggunakan ambulan bantuan Patner Aceh Solutions relawan Persaudaraan Aceh seranto kabupaten Aceh timur mengantarkan jenazah Almarhum ke rumah duka untuk dilakukan fardhu kifayah oleh pihak keluarga dan pemerintah gampong setempat, jelasnya.

Ini merupakan jenazah yang ke 234 yang dipulangkan oleh perkumpulan Persaudaraan Aceh seranto ke provinsi Aceh Untuk dikebumikan di kampung halaman nya. Tutur Waled sapaan Akrab H. Akhyar Kamil. SH.


Keuchik Gampong Meunasah Kupula, Ners. Usman, S.Kep Mewakili Keluarga Almarhum saif Faisal menyampaikan Terimakasih kepada Relawan Persaudaraan Aceh Seranto (PAS.

“Kami atas keluarga dan pemerintah gampong Meunasah Keupula sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Perkumpulan Persaudaraan Aceh Seranto yang telah membantu memulangkan jenazah almarhum said Faisal, mulai dari Malaysia sampai kerumah duka di kabupaten Bireuen, katanya.

Semoga Allah membalas semua kebaikan relawan PAS, dan ketua Umum PAS bapak H. Akhyar Kamil.SH diberikan kemudahan dalam segala urusan, dan dimudahkan rezekinya, serta tercapai cita-cita nya, amin Tuturnya(Zainal Abidin pjt).

P2K Desa Tanjong Dalam Utara Diduga Lakukan Pungli Terhadap Calon Geuchik

Matalensapos|Aceh Utara ~~
Pungutan Liar(Pungli) terhadap Calon Geuchik warnai proses Pemilihan Geuchik Desa Tanjong Dalam Utara Kecamatan Tanah Jambo Aye kabupaten Aceh Utara Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2K), diduga lakukan pungli terhadap calon Geuchik dengan meminta biaya pendaftaran Geuchik capai Rp 5 juta per calon karena menjadi salah satu syarat, bagi calon yang maju tidak bisa berkutik, terpaksa menyerahkan biaya pendaftaran.

“Jika tidak sanggup menyediakan biaya 5 juta, mereka tidak bisa mendaftar sebagai calon Geuchik, “ujar sumber media ini yang tidak mau disebutkan nama nya(14/01/2022).

Informasi yang di peroleh media ini, ada 3 calon yang sudah mendaftar untuk ikut dalam pemilihan Geuchik Desa Tanjong Dalam periode 2023-2028 adanya persyaratan biaya pendaftaran capai 5 juta per calon, menjadi tanya besar bagi masyarakat, biasanya semua biaya pelaksanaan pilchik dianggarkan dalam APBG.

Selain itu,dalam aturan UU nomor 6 tahun 2014 tentang desa, qanun Aceh nomor 13 tahun 2009 tentang pemilihan Keuchik dan Perbup Aceh Utara, tidak ada satu pasal pun yang mewajibkan biaya pendaftaran terhadap calon.

Meminta biaya pendataran kepada calon adalah bentuk Pungutan Liar yang di lakukan oleh P2K Desa Tanjong Dalam, dan tindak pidana serta perbuatan melawan hukum.

Untuk mendapatkan kejelasan soala adanya dugaan pungli dalam proses Pilchik di Desa Tanjong Dalam, Media ini meminta konfirmasi kepada Ketua P2K Munizar pada awalnya berkilah tidak mengakui sebagai ketua P2J

Datang aja ke desa, tolong temui Panitia pemilihan Geuchik desa Tanjong Dalam Utara untuk kebenaran berita, jangan sebelah pihak, kata Munizar yang terkesan emosional ia menjelaskan, semua penetapan sudah di musyawarahkan dengan calon dan masyarakat.

“Semua sudah setuju terkait anggaran, dikarenakan tidak ada kas desa, oleh karena nya maka kita sepakat dengan biaya kontribusi yang diserahkan oleh calon”jelas Munizar.

Bahkan Munizar meminta media ini untuk menanyakan langsung kepada calon Geuchik

Ini bisa di tanyakan kepada ke 3 calon, jangan cuma dengar salah satu calon, cetus nya.

Sebab kata Munizar, di pemerintahan desa tidak ada anggaran pemilihan geuchik, bahkan sudah setuju semua calon sudah jauh hari sebelum pendaftaran calon Geuchik ditutup ke 3 calon tanpa halangan apapun sudah menyerah kan biaya kontribusi Anda pasti tau untuk apa biaya kontribusi,tanya nya

“Kalau ingin mengetahui lebih panjang lagi, biasa jumpai saya di desa, karna sya tidak terbiasa balasan dengan WA”tantangnya

Munizar secara tegas membantah bahwa biaya kutipan biaya 5 juta bukan pungli.

“Itu bukan pungli tapi biaya kontribusi ada pemberitahuan dihadapan seluruh masyarakat dan calon sudah setuju, apakah itu dibilang pungli cuma satu calon tidak setuju dengan biaya kontribusi kenapa calon lain tidak melapor, ini bukan pertama kali saya dilapor ini ada unsur politik”tegasnya.

Terakhir ia menambahkan, kemungkinan tidak siap kalah “itulah politik, kami panitia tidak mengambil pusing dengan hal seperti itu karena sudah lumrah terjadi di tahun2 akhir jabatan Geuchik, kami anggap itu politik “pungkas nya(Zainal Abidin pjt).

Tingkatkan Kemampuan Anggota, Satsamapta Polres Aceh Timur Gelar Latihan Dalmas

Matalensapos|Aceh Timur ~~
Dalam rangka meningkatkan kekuatan fisik dan profesionalitas personel saat bertugas serta mengantisipasi terjadinya kerawanan Kamtibmas, Satsamapta Polres Aceh Timur melaksanakan latihan kompi kerangka pengendalian massa (Dalmas). Sabtu, (14/01/2023).

Pelatihan yang berlangsung di Lapangan Sarja Arya Racana ini dipimpin langsung oleh Kasat Samapta AKP Irwansyah Nasution.
“Kegiatan kita hari ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan personel guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan, dengan mengulas materi dalam hal pengendalian massa di lapangan seperti dalmas awal, dalmas lanjut, dan formasi dalmas sebagai upaya menjaga Kamtibmas di wilayah hukum Polres Aceh Timur,” ujar AKP Irwansyah Nasution.

Menurutnya, kekompakan personel dalam formasi teknik dalmas sangat penting dilakukan melalui latihan ini, sehingga terbentuknya mental yang baik dan semakin profesional nantinya dalam menjalankan tugas-tugas di lapangan.
“Melalui kekuatan fisik yang kita jaga, maka ke depan personel akan lebih mudah dalam melakukan pengamanan terhadap massa unjuk rasa, serta personel sudah memiliki gambaran seperti apa yang harus dilakukan untuk membubarkan massa yang anarkis, dan sudah mengetahui langkah apa guna mengantisipasi kemungkinan buruk yang akan terjadi saat bertugas.” Jelas Kasat Samapta Polres Aceh Timur AKP Irwansyah Nasution.(Zainal Abidin pjt)

Polsek Peureulak Barat Polres Aceh Timur Berhasil Amankan Pencuri Kambing

Matalensapos | Aceh Timur ~~
Seorang pria terduga pelaku pencurian hewan ternak berhasil diamankan setelah Bhabinkamtibmas Polsek Peureulak Barat mendapat informasi dari Geuchik Desa Paya Seungat bahwa telah ditemukan satu ekor kambing betina yang telah disembelih oleh pelaku di kandang kambing milik korban. Sabtu, (14/01/2023).

Pria berinisial SY (32) warga Kecamatan Peureulak Barat itu diamankan petugas sekira pukul 21.00 WIB karena terbukti melakukan pencurian seekor kambing milik Nurmala, warga Desa Paya Seungat, Kecamatan Peureulak Barat.

Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah, melalui Kapolsek Peureulak Barat Ipda Dede Moerdhany, . mengatakan, memperoleh informasi adanya satu ekor kambing betina yang mati dengan kondisi telah disembelih, kami melakukan penyelidikan.

“Dari hasil penyelidikan mengarah ke SY (pelaku) dan yang bersangkutan berhasil kami amankan. Saat dilakukan interogasi, SY mengakui telah menyembelih kambing tersebut sekira pukul 18.00 WIB di kandang milik korban dengan menggunakan pisau,” ungkap Kapolsek.

Selanjutnya, SY dibawa ke TKP untuk mengambil barang bukti kemudian dibawa ke Polres Aceh Timur untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Terang Kapolsek Peureulak Barat Ipda Dede Moerdhany.

Zainal Abidin pjt