Warga Curhat Maraknya Peredaran Narkoba di Nurussalam

Matalensapos|Nurussalam,Aceh Timur~~
Salah seorang warga Nurussalam curhat masalah kerawanan kejahatan kepada polisi. Salah satunya soal peredaran narkoba.
Hal itu diungkapkan saat bertemu Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah, S.I.K. dalam program Jum’at Curhat yang berlangsung di Chans Coffee & Resto, Jum’at, (24/02/2023).

Warga bernama Tarmizi curhat soal maraknya penyalahgunaan narkoba.
Merespons hal itu Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama sama Polri memberantas segala bentuk penyalahgunaan narkotika.
“Banyak masukan yang positif dari para warga, terutamanya masalah pada keamanan, situasi, dan kondisi wilayah. Ini menjadi sesuatu hal yang positif informasi yang kami terima dari jajaran Polres Aceh Timur untuk bisa kami tindaklanjuti bersama jajaran Forkopimda mudah-mudahan dengan informasi yang diberikan masyarakat kita bisa langsung melakukan aksi dan juga kita bisa menjaga situasi wilayah,” kata Kapolres.

Disamping itu orang nomor satu di jajaran Polres Aceh Timur ini, mengimbau kepada orang tua untuk mengawasi pergaulan putra putrinya, jangan sampai terjebak dalam lingkaran narkoba.
“Jangan diberi ruang kepada pelaku narkoba untuk bergerak di Aceh Timur, katakan tidak pada narkoba, perangi narkoba dan lindungi diri kita, keluarga dan teman dari penyalahgunaan narkoba. Awasi putra putri kita dan bekali ilmu agama agar tidak salah dalam pergaulan,” imbau Kapolres.
Menurutnya, ia mengintruksikan jajarannya agar terus berkomitmen mencegah dan memberantas peredaran narkoba. Jangan ada ruang sedikit pun bagi para pengedar narkoba.

”Saya juga selalu menegaskan kepada anggota, jangan sampai anggota Polres Aceh Timur yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika, jika terbukti sudah pasti saya pecat,” kata Kapolres.
Selain masalah narkoba, pada Jum’at Curhat yang berlangsung di…..warga juga menyampaiakan saran, usulan dan tanggapan.
Selain itu, orang nomor satu dijajaran Polres Aceh Timur ini juga membuka akses komunikasi dan memberikan nomor telepon pengaduan jika ada hal-hal bisa disampaikan melalui telepon aduan.

Usai kegiatan, kepada awak media Kapolres menyebutkan, Program Jum’at Curhat ini rutin dilakukan Polres Aceh Timur tujuannya, memperoleh informasi, kritik, saran maupun masukan langsung dari masyarakat.
”Mudah-mudahan masyarakat merasa terbantu dengan program ini, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri dalam hal ini Polres Aceh Timur terus meningkat.” Terang Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah, S.I.K.(Zainal Abidin pjt)

PIhak Unit PLN Perlak Jangan Tutup mata Dan Jangan Merugikan PDAM Tirta Peusada.

Matalensapos|Aceh Timur~~ Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM) Tirta Peusada Kabupaten Aceh Timur sangat dirugikan dengan sering padamnya listrik terutama didaerah Sistim Pengolahan Air Minum ( SPAM) di Teumpeun Kecamatan Peureulak Barat Kabupaten Aceh Timur.

Hal itu disampaikan Direktur PDAM Tirta Peusada Iskandar SH kepada media ini, Jumat 24 Februari 2023. Menurutnya, ada enam ( 6) SPAM dimiliki pihaknya dan memiliki kapasitas liter detiknya masing- masing. Dan kesemuanya itu memiliki sangat ketergantungan pada listrik.

SPAM Lhoknibong Kecamatan Pante Bidari memilik kapasitas 120 Liter/ detik dengan katagori aman karena wilayah tersebut jarang listrik padam. SPAM Peureulak kapasitas 40 L/d dan Ranto Peureulak kapasitas 10 L/d kurang aman. SPAM Teumpeun Kecamatan Peureulak Barat 50 L/d dan Sungai Raya kapasitas 20 L/d sama sekali tidak aman. Sementara SPAM Rantau Slamat dan Peunaron katagori kurang aman.

“Untuk itu, akibat listrik hidup dan padam membuat PDAM merugi. Pengolahan distribusi air untuk konsumen terhenti dan menjadi polimik.

Dan yang sangat fatalnya, saat listrik hidup mati pipa air sering pecah serta pompa SPAM mengalami rusak dan bisa terbakar disebabkan saat listrik hidup setelah pemadaman HZ tidak cukup karena tidak sampai 50 HZ ,” pungkas Iskandar putra asli Idi Rayeuk ini.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta ke pimpinan PLN pusat agar menjadi perhatian serius terkait hidup padam listrik tersebut. ” kalau bisa listrik harus di fullkan ke SPAM PDAM yang ada. Selama ini pihaknya selalu melaporkan ke PLN saat listrik hidup padam dan mendapatakan jawaban karena faktor alam serta jatuhnya ranting kayu pada kabel PLN itu .” Demikian Iskandar.

Zainal Abidin pjt

Perangi Narkoba, Kapolsek Peureulak Barat dan Anggota Tanda Tangani Pakta Integritas

Matalensapos|Aceh Timur~~
Usai laksanakan apel pagi seluruh personel Polsek Peureulak Barat Polres Aceh Timur laksanakan penanda tanganan Pakta Integritas Bebas Dari Narkoba.

Penandatanganan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Peureulak Barat Ipda Dede Moerdhany, S.H. ini merupakan sikap dan komitmen Polri, terutama Polsek Peureulak Barat dalam hal pemberantasan narkoba.
“Narkoba merupakan musuh besar yang harus kita berantas sampai tuntas, tanpa harus melibatkan atau personel yang terjerat dalam penyalahgunaan narkoba. Karena Polri dengan tegas akan memberikan sanksi disiplin, kode etik hingga pidana umum buat anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba,” kata Kapolsek Rabu, (22/02/2023) pagi.

Dalam Pakta Integritas ini seluruh personil berkomitmen dan berjanji tidak akan terlibat penyalahgunaan narkoba, baik itu pengedar atau pemakai dan melaksanakan tugas dengan baik.
“Penandatanganan Pakta Integritas diharap tidak menjadi seremonial semata, tapi harus menjadi komitmen kita bersama dalam menjalankan tugas Kepolisian. Untuk itu sekali lagi saya ingatkan, kepada seluruh personil Polsek Peureulak Barat untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba,” tegas Kapolsek.

Harapannya, melalui penandatangan pakta integritas ini diharapkan seluruh personil dapat lebih memahami, melaksanakan dan mematuhinya secara baik.
Kapolsek juga menekankan kepada anggotanya agar melaksanakan tugas degan baik, memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan hindari pelanggaran sekecil apapun.

“Jangan bermain-main dengan integritas, profesionalisme, serta kode etik, tindakan tegas tanpa kompromi pasti diberikan kepada mereka yang melakukan pelanggaran. Jalankan tugas sepenuh hati dalam melayani masyarakat.” Pungkas Kapolsek Peureulak Barat Ipda Dede Moerdhany, S.H.
Zainal Abidin pjt

Kapolres Aceh Timur Apresiasi Kapolsek Darul Ihsan Sulap Lahan Kosong Jadi Kebun Cabai

Matalensapos|Aceh Timur~~
Sebuah lahan sebelah timur Mako Polsek Darul Ihsan disulap menjadi perkebunan. Meski tidak terlalu luas, Kapolsek Darul Ihsan Ipda Alizar bersama seluruh anggotanya berhasil menjadikannya sebuah kebun cabai.

Inovasi Polsek Darul Ihsan inilah menjadi perhatian dan apresiasi dari Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah, S.I.K. bersama Pejabat Utama dan Bhayangkari.
Setidaknya, dalam dua bulan terakhir ini orang nomor satu di jajaran Polres Aceh Timur ini sudah tiga kali mengunjungi Polsek Darul Ihsan untuk memanen cabai yang hasilnya dibagikan kepada masyarakat di sekitar Polsek Darul Ihsan.
“Polsek sebagai basis deteksi dini telah melakukan upayanya dengan jalan mengadakan kegiatan ketahanan pangan yang diprogramkan oleh Bapak Presiden juga Bapak Kapolri,” kata Kapolres, Rabu, (22/02/2023).

Menurutnya, selaku pimpinan ia bangga dan salut kepada seluruh personil Polsek Darul Ihsan melihat peluang memanfaatkan lahan kosong dengan membudidayakan tanaman cabai. Tujuan pemanfaatan lahan kosong ini untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus personil agar terbiasa mandiri, serta wujud kepedulian sosial pada masyarakat sekitar.
Diharapkan lahan yang telah dimanfaatkan untuk menanam cabai sekaligus memanen ini, bisa menjadi pilot project atau percontohan bagi polsek- polsek lain di wilayah hukum Polres Aceh Timur.

“Ini sangat bagus. Saya harap seluruh polsek yang ada bisa melakukan hal yang sama. Bila perlu buat lebih baik lagi dalam mengembangkan sektor pertanian demi kemajuan ekonomi mandiri akibat dampak inflasi.” Pungkas Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah, S.I.K.
Zainal Abidin pjt

Kapolsek Pantee Bidari Bantu Padamkan Api Yang Membakar Mesin Penetas Telor

Matalensapos|Aceh Timur ~~
Kapolsek Pantee Bidari Ipda Munawir,S.K.M., bersama warga membantu memadamkan api yang membakar bangunan ruko yang berlokasi di Jalan Medan-Banda Aceh, Gampong Keude Baro, Kecamatan Pantee Bidari, Kabupaten Aceh Timur pada hari Selasa, (21/02/2023) sekira pukul 16.30 WIB.
Kebakaran bermula saat pemilik Toko Harta Tani, Zulkarnaini, warga Dusun Ceumpeudak, Gampong Ceumpeudak, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara menghidupkan mesin penetas telur otomatis di lantai dua.

“Setelah menghidupkan mesin tersebut kemudian ia kembali ke lantai satu untuk berjualan. Tidak berselang lama ada warga yang memberitahukan kepadanya bahwa ada bau hangus yang berasal dari belakang toko,” ungkap Kapolsek.
Selanjutnya Zulkarnaini kembali naik ke lantai dua untuk memeriksa mesin penetas telur otomatis dan didapati bahwa mesin tersebut terbakar.

Dikarenakan di sekitar mesin terdapat barang-barang yang mudah terbakar, api semakin membesar dan membakar pintu serta plafon kamar tidur yang terbuat dari kayu.
“Memperoleh informasi adanya kebakaran, kami bersama sejumlah anggota langsung menuju ke lokasi bersamaan dengan Pemadam Kebakaran Unit Pelayanan Simpang Ulim. Dibantu warga kami memadamkan api dan mencegah kebakaran semakin meluas,” sebut Kapolsek.

Menurutnya, dugaan sementara kebakaran diakibatkan karena hubungan arus pendek (korsleting listrik). “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian yang ditimbulkan dari kebakaran tersebut Zulkarnaini mengalami kerugian diperkirakan lebih kurang Rp. 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah). Terang Kapolsek Pantee Bidari Ipda Munawir, S.K.M.
Zainal Abidin pjt

Nyatakan Perang Terhadap Narkoba, Anggota Polsek Idi Rayeuk Tandatangani Pakta Integritas Bebas Narkoba

Matalensapos|Aceh Timur ~~
Seluruh anggota Polsek Idi Rayeuk, pada Selasa, (21/02/2023) menandatandatangani Pakta Integritas Bebas Narkoba.
Kegiatan penandatanganan dilaksanakan usai apel pagi dihadapan Kapolsek Idi Rayeuk AKP Soeharto, S.H.
Dalam naskah Pakta Integritas itu, para anggota polisi berjanji untuk tidak mengkonsumsi dan menyalahgunakan narkoba.
Selain anggota, Kapolsek Idi Rayeuk juga menandatangani Pakta Integritas tersebut disaksikan seluruh anggotanya.

“Pakta Integritas ini dilakukan secara sadar tanpa paksaan apapun,” sebut Kapolsek.
Menurutnya, Pakta Integritas yang ditandatangani seluruh anggotanya ini sebagai bentuk perlawanan Polri terhadap penyalahgunaan narkotika.

“Perang melawan narkoba harus dilakukan terhadap internal terlebih dahulu. Khususnya diri sendiri,” papar Kapolsek.
Lebih lanjut ia menegaskan, narkoba merupakan musuh bersama. Sehingga peran serta masyarakat sangat diperlukan untuk memeranginya. “Mari sama-sama melawan dan memerangi narkoba dan kita wujudkan wilayah hukum Polsek Idi Rayeuk khususnya dan wilayah hukum Polres Aceh Timur pada umumnya BERSINAR, Bersih dari Narkoba,” Tegas Kapolsek Idi Rayeuk AKP Soeharto, S.H.

Zainal Abidin pjt

Etika Penyelenggara Penentu Kualitas Pemilu

Aceh Timur, matalensapos|
Pemilihan umum (Pemilu) yang dilaksanakan serentak pada 2024 mendatang, akan menjadi pesta demokrasi terbesar dalam sejarah pemilu di negeri ini, karena dilaksanakan serentak dalam tahun yang sama yakni, pemilihan presiden dan wakil presiden, DPR, DPD, DPRA, maupun DPRK serta pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Masyarakat Indonesia tentu berharap, pelaksanaan pesta demokrasi ini bukan saja sukses digelar, akan tetap harus menghasilkan Pemilu 2024 yang berkualitas.

Untuk menentukan Pemilu yang berkualitas sebagai ajang pemberian mandat oleh rakyat kepada utusannya itu, maka diharapkan para pihak, khususnya penyelenggara Pemilu untuk tetap menggunakan hati nurani dan integritasnya agar menghasilkan Pemilu yang jujur dan adil seperti yang diharapkan oleh rakyat sebagai pemberi mandat.

Dalam menghasilkan Pemilu yang berkualitas tak terlepas dari etika penyelenggara yang harus mengedepankan moralitas dan berprinsip jujur, bertanggungjawab serta tidak memihak (independen) kepada salah satu partai politik maupun calon peserta Pemilu lainnya.

Untuk menghasilkan Pemilu yang berkualitas harus dibarengi niat suci bahwa tanggungjawab penyelenggara juga akan dimintakan oleh Tuhan dihari akhirat, sejauh mana dalam menjalankan amanah yang telah dimandatkan oleh bangsa dan negara.

Penyelenggara harus jujur dalam menjalankan tugasnya, seperti dalam melakukan verifikasi faktual sehingga tidak bermain mata dengan salah satu partai. Mengingat, dengan banyaknya partai politik bukan tidak mungkin sangat rawan terhadap pemalsuan data masyarakat, serta data lainnya untuk memenuhi syarat sebagai peserta pemilu di kabupaten/kota.

Pengalaman, pada pemilu periode lalu misal, masih ada partai politik yang sengaja meminta beberapa warga agar memenuhi undangan partai saat dilakukan verifikasi, bahkan dari hasil temuan orang yang memegang tiga kartu anggota partai, belum lagi yang tak memiliki sekretariat, jadi saat terjun tim verifikasi sekretariat disewakan dadakan, asal dianggap menuju syarat.

Verifikasi sebelum berlangsungnya pesta demokrasi ini sangat penting dalam menjaga kualitas Pemilu, bahkan penyelenggara seperti KPU/KIP harus berpedoman pada Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 384 Tahun 2022, tentang Perubahan Keempat atas Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 260 Tahun 2022, tentang Pedoman Teknis Bagi Komisi Pemilihan Umum.

Tak hanya itu, tahapan lainnya yakni pencocokan dan penelitian data pemilih (Coklit), yang dilakukan oleh Pantarlih harus akurat dan mutakhir. Pantarlih yang dihasilkan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) harus bekerja super ekstra dan lebih teliti dalam melakukan pendataan peserta pemilih, jangan sampai yang telah meninggal dunia juga ikut terdata sebagai pemilih, dan hal itu kerab terjadi seperti pada Pemilu sebelumnya, begitupun dengan data usia yang telah wajib memilih, serta bagi mereka yang tidak memenuhi syarat, ini pun tak boleh luput seperti yang termaktub dalam UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Mereka yang melakukan Coklis ini juga mesti diawasi oleh Panwaslu Kelurahan/Desa sejauh mana kecocokan data apakah sipemilih memenuhi syarat atau justru tidak memenuhi syarat sebagai pemilih. Begitupun pada tahap pencoblosan dan perhitungan suara harus benar-benar diawasi agar tidak terjadinya kecurangan yang merusak nilai demokrasi.

Tak hanya KPU, peran Bawaslu juga menempati posisi yang sangat sentral dan sakral dalam menjaga integritas untuk menghasilkan pemilu yang jauh dari sengketa, pengawasan harus dilakukan di semua tahapan pemilu. Seluruh prosesnya harus diawasi dengan sangat cermat, ditangani dengan sangat hati-hati, untuk mewujudkan data yang valid serta hasil pemilu yang berkualitas.

Dalam menghasilkan Pemilu yang bersih dan berkualitas tak terlepas dari etika penyelenggara, begitupun para penyelenggara yang dihasilkan harus benar-benar jujur dan bermoral serta tidak dari hasil jual beli posisi saat rekrutmen terjadi.

Moralitas dan integritasnya penyelenggara Pemilu ini mesti terjaga, sebagai pemegang amanah, penyelenggara harus mengedepankan etika dan prinsip jujur untuk menghantarkan para pemegang mandat rakyat sebagai pemimpin yang dihasilkan dari pesta demokrasi.

Misal, dalam menjaga integritas penyelenggara tentu diharamkan memungut rupiah dari hasil seleksi Bandan Adhoc penyelenggara Pemilu, begitupun sebuah penilaian yang dilakukan semestinya juga harus subjektif, cakap, jujur dan berintegritas.

Tak hanya itu, yang lebih urgent saat memasuki tahapan pencoblosan maupun perhitungan suara, sejauh mana nurani penyelenggara dikedepankan, atau justeru telah ‘berselingkuh’ dengan salah satu calon maupun partai, disini lagi-lagi moralitas, etika dan integritasnya dipertaruhkan.

Semestinya, sebagai penyelenggara sifat keji dan tak terpuji itu harus dihilangkan, karena negara ini telah membayar demi mengantarkan proses demokrasi kearah yang lebih baik, berkualitas serta dapat diterima oleh semua pihak, dari yang menang maupun yang kalah dalam kontesta. Oleh karena itu etika penyelenggara sangat menentukan kualitas Pemilu yang saat ini telah terbentang didepan kita.


Penulis: Mahyuddin, S.Pd, M.AP
Ketua Forum Masyarakat Aceh Transparansi (ForMAT)/
Presidium KAHMI Aceh Timur

Zainal Abidin pjt

Pimpin Sertijab, Ini Pesan Kapolres Aceh Timur kepada Pejabat Lama dan Pejabat Baru

Aceh Timur, Matalensapos|
Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah, S.I.K. memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolsek yang di Lapangan Apel Sarja Arya Racana pada Senin, (20/03/2022) pagi.

Pejabat yang diserah terimakan berdasarkan Keputusan Kapolda Aceh Nomor : KEP / 41 / II / 2023 tanggal 2 Februari 2023 tentang Pemberhentian Dan Pengangkatan Dalam Jabatan Di Lingkungan Polda Aceh, diantaranya;
Kabag SDM sebelumnya dijabat oleh AKBP Bukhari yang sudah memasuki purna tugas kini dijabat oleh Kompol Marzuki sebelumnya menjabat Kabag SDM Polres Pidie Jaya.

Kasatreskrim yang sebelumnya dijabat oleh AKP Miftahuda Dizha Fezuono, S.I.K. digantikan oleh AKP Arif Sukmo Wibowo, S.I.K. yang sebelumnya menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Bireuen. Sedangkan AKP Miftahuda Dizha Fezuono, S.I.K. melanjutkan tugas sebagai Kasatreskrim Polres Aceh Barat.

Kasatres Narkoba AKP Novrizaldi, S.H. digantikan oleh Iptu Yudha Prasatya, S.H. sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Johan Pahlawan, Polres Aceh Barat. Selanjutnya AKP Novrizaldi, S.H melanjutkan tugas sebagai Kasatres Narkoba Polres Aceh Utara.

Kapolsek Julok AKP Mustafa, S.H. digantikan Ipda Rudiono, S.Sos sebelumnya sebagai Kapolsek Tamiang Hulu, Polres Aceh Tamiang. Selanjutnya AKP Mustafa, S.H. menempati posisi sebagai Kasubbagdalops Bagops Polres Aceh Timur.
Kapolsek Nurrusalam AKP Iskandar Muda, S.E. digantikan oleh Iptu Mulyadi, S.H.,M.H. sebelumnya menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Aceh Singkil. Selanjutnya AKP Iskandar Muda, S.E. akan menjabat sebagai Kapolsek Baiturrahman Polresta Banda Aceh.

Kapolsek Serbajadi AKP Hendra Sukmana, S.H. digantikan oleh AKP Sudirman, S.E. sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Kejuruan Muda, Polres Aceh Tamiang. Selanjutnya AKP Hendra Sukmana, S.H. akan menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Subussalam.
Kapolsek Ranto Peureulak Iptu Eko Suhendro, S.H. digantikan oleh Ipda Andi Ananta Grliya Utama, S.TR.K sebelumnya sebagai Kanit III Satrekrim Polres Aceh Timur. selanjutnya Iptu Eko Suhendro, S.H. akan menjabat sebagai Kapolsek Leupung, Polres Aceh Besar.
Kapolsek Pantee Bidari Iptu JM Tambunan, S.H.

digantikan oleh Ipda Munawir, S.K.M. sebelumnya Kapolsek Banda Alam. Selanjutnya Iptu JM Tambunan, S.H. menempati posisi sebagai Kasiku Polres Aceh Timur.
Kapolsek Banda Alam Ipda Munawir, S.K.M. digantikan oleh Iptu Saidir, S.H. yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Simpang Jernih. Selanjutnya Ipda Munawir, S.K.M menjabat sebagai Kapolsek Pantee Bidari.

Kapolsek Simpang Jernih Iptu Saidir, S.H. digantikan oleh Ipda Maswelliadi, S.H. sebelumnya sebagai Kapolsek Baktya Barat, Polres Aceh Utara. Selanjutnya Iptu Saidir, S.H. menjabat sebagai Kapolsek Banda Alam.
Kapolsek Idi Tunong Ipda Iswahyudi, A.MD.,S.Psi digantikan oleh Ipda Jasman, S.Sos. sebelumnya sebagai Kapolsek Peureulak Timur. Selanjutnya Ipda Iswahyudi, A.MD.,S.Psi menempati posisi sebagai Kasubbagsrtajemen dan RB Polres Aceh Timur.
Kapolsek Peureulak Timur Ipda Jasman, S.Sos. digantikan oleh Ipda Haryono sebelumnya sebagai Kaurbinopsnal Satpolairud Polres Aceh Timur.

Selanjutnya Ipda Jasman, S.Sos. menjabat sebagai Kapolsek Idi Tunong.
Usai memimpin Upacara Sertijab, Kapolres menyebutkan, “Mutasi jabatan pada kali ini tentunya telah menjadi pertimbangan pimpinan Polri, utamanya untuk kebutuhan organisasi dan pembinaan karier anggota. Oleh karena itu mekanisme pembinaan karir seyogyanya dapat terlaksana secara objektif dan konsisten sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku agar mampu memberikan pelayanan terbaik di bidang pembinaan karir terhadap personel Polri, dengan tetap memperhatikan kepentingan organisasi dan individu secara seimbang,” kata kapolres.

Selaku pimpinan dan segenap keluarga besar Staf Polres Aceh Timur, Kapolres menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi- tingginya kepada Pejabat Lama atas dedikasi dan pengabdian di Polres Aceh Aceh Timur dan selamat melaksanakan tugas di tempat yang baru. Semoga selalu diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam meniti karir di Kepolisian,” ungkapnya.

Disamping itu, kepada pejabat baru, Kapolres berpesan agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan masyarakat dimana tempat ditugaskan.
“Kepada Pejabat yang baru selamat atas amanah jabatan yang dipercayakan kepada saudara. Saya percaya saudara akan mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab serta kepercayaan yang diberikan dengan sebaik- baiknya, dan bisa menjadi Pelindung, Pelayan dan Pengayom Masyarakat khususnya masyarakat wilayah hukum Polres Aceh Timur. Tetap pedomani Sumpah Jabatan yang telah saudara ucapkan tadi. Tetap jaga kekompakan, karena tidak ada yang hebat di antara kita yang hebat dan luar biasa adalah kebersamaan diantara kita.” Pesan Kapolres
Menurutnya, situasi Kamtibmas secara umum mengalami eskalasi meningkat baik secara kualitas maupun kuantitas. Sebagai anggota Polri harus senantiasa dituntut selalu tanggap dalam menyikapi situasi tersebut.

“Tantangan Polri ke depan semakin berat, oleh karena itu jika kita tidak siap menghadapinya maka kita sendiri yang akan ketinggalan.” Pungkas Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah, S.I.K.

Zainal Abidin pjt

Selang Hidrolik Bocor, Dua Alat Berat Terbakar di Ranto Peureulak

Matalensapos|Aceh Timur ~~Satu unit Colt Diesel yang dijadikan kendaraan khusus print (penyiraman aspal) aspal curah dan satu unit alat berat jenis Greder milik PT. Subota Internasional Contractor terbakar pada Senin, (20/02/2023) sekira pukul 11.30 WIB di Basecamp Segmen 1 di Dusun Bukit, Gampong Paya Unou, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.

Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah, S.I.K. melalui Kapolsek Ranto Peureulak Ipda Andi Ananta Grilya Utama, S.TR.K. mengatakan, berdasarkan keterangan Sopir Colt Diesel, Mawardi, menyebutkan sekira pukul 10.30 WIB ia menghidupkan Blower untuk pembakaran aspal curah yang ada di dalam tangki mobil Colt Diesel tersebut.

“Sambil membakar aspal curah, Mawardi membuka ban belakang sebelah kiri yang bocor untuk ditambal. Sambil menunggu ban ditambal, ia memesan minum di warung yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Tidak selang berapa lama, Mukhlis rekan kerja Mawardi berteriak memanggilnya memberitahukan bahwa mobil colt diesel terbakar,” sebut Kapolsek.

Selanjutnya Mawardi bergegas masuk ke Basecamp untuk mematikan kran kompor pembakar aspal curah dan dibantu pekerja lainnya melakukan upaya pemadaman dengan menggunakan pasir dan tanah.

“Api semakin membesar dan membakar alat berat (greder) yang berada di samping Colt Diesel. Pihak perusahaan memberitahukan kejadian tersebut ke Polsek Ranto Peureulak, Koramil 14/RTP dan Pos Pemadam Kebakaran Ranto Peureulak.

Setelah didatangkan dua unit Damkar dan dua unit mobil tanki air milik BPBD Aceh Timur api berhasil dipadamkan.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian yang ditimbulkan dari kebakaran ini perusahaan mengalami kerugian lebih kurang Rp. 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan dugaan sementara penyebab kebakaran dikarenakan adanya kebocoran selang Hidrolik alat berat (Gereder) dan mengeluarkan minyak sehingga tersabar api kompor yang berasal dari pembakaran aspal curah.” Terang Kapolsek RantoPeureulak Ipda Andi Ananta Grilya Utama, S.TR.K.

Zainal Abidin pjt

Kegiatan HUT Ke 25 Kementrian BUMN Ke 25,Panitia Tidak Tahu Berapa Anggarannya

Aceh Timur, matalensapos|Diduga ada Sedikit aneh dan janggal dimana Panitia Pelaksana sekaligus pengawasan tidak tahu anggaran Pelaksanaan Hut ke 25 tahun Kementerian BUMN Republik Indonesia tahun ini 2023 dan ini diduga seperti beli kucing dalam karung,minggu 19 Februari 2023

dan ini sungguh memilukan dimana pada hari H kesiapan panitia pelaksaan diduga seperti kurang siap dalam menjalankan program HUT kementerian BUMN Ke 25 tersebut, bahkan di buktikan dengan tidak adanya spanduk atau baliho atau selebaran pemberitahuan kepada masyarakat luas, dimana kegiatan

tersebut, seperti jalan santai, penyediaan hadiahpun hanya sedikit, dan ini seperti bukan program HUT BUMN melainkan seperti acara tetean, seperti itu lebih tepatnya Ujar salah satu masyarakat yang enggan disebut namanya, dan lebih lanjut katanya gaung acara HUT Kementerian BUMN yang ke 25,diduga seperti kata orang Aceh”(uet Jaloe Toeh Kapai)” yang artinya:yang ditelan sebesar Sampan yang keluar sebesar Kapal begitulah maknanya lebih kurang

setidaknya acara yang seharusnya dapat ditemui atau ditebarkan selebaran di sepanjang pusat kota idi Rayeuk Kabupaten Aceh Timur, dan ini diduga Acara jalan santai di Acara HUT BUMN Ke 25 seperti dadakan bahkan terkesan seperti diam diam, dari hasil pantauan dilapangan yang berhasil dihimpun oleh media ini dimana salah satu panitia yang berhasil diwawancarai,Suryadi menjawab dari sejumlah pertanyaan dari media ini?

pertama media ini? mengenai dengan program jalan santai dan lainnya yang dilaksanakan di Aceh Timur ini tentunya melalui program pemerintah pusat dan berapa kira kira anggaran yang disediakan oleh pemerintah Pusat?

Panitia Suryadi menjawab terimakasih banyak, bahwasanya saya tidak tahu berapa jumlah anggaran yang disediakan oleh Pemerintah Pusat sebenarnya, dan untuk kegiatan ini, keberadaan saya disini hanya pelaksana membek’Up perizinan ujarnya

media:mengenai dengan spesifikasinya apakah sudah diserahkan kepada abang Suryadi?, Panitia Suryadi menjawab terkait dengan spesifikasinya tidak diserahkan kepada saya ujarnya karena mereka mempunyai Timnya dua orang dan EOnya dari jakarta, dan saya hanya melaporkan apa saja kekurangan kepada Vendornya hanya itu saja posisi saya bang jelas Suryadi, media ini menanyakan berapa kira kira jumlah peserta yang ikut dalam kegiatan jalan santai pada HUT Kementerian BUMN ke 25,Suryadi menjawab bahwa yang mendaftar sekitar 500 peserta demikian jelas

Zbn 86