Video Mentri sosial ketus jawab pertanyaan wartawan viral

Matalensapos |Aceh Timur~~ Perlakuan tidak menyenangkan kepada wartawan di Aceh Timur pun terjadi Dalam video yang beredar di grup Berdurasi sekitar 30 detik salah seorang awak media mencoba untuk bertanya kepada ibu menteri namun jawaban tidak mengenakan diterima dari mulut Mentri sosial.”Kamu wartawan iya, kalau kamu wartawan nanti aja wawancara”ujar Tri Rismaharini Ketus,Selanjutnya pengawal Menteri terlihat langsung menarik wartawan tersebut.

Dengan adanya prilaku dari mentri sosial dan pengawalnya awak media khususnya Aceh Timur bertanya Apakah kami wartawan Aceh Timur ini tidak dianggap Naluri kami sebagai pewarta menuntun untuk datang untuk meliput kedatangan menteri tersebut di kecamatan Darul aman kabupaten Aceh Timur dengan raut muka ketus pihak panitia dengan lantang menanyakan tujuan kedatangan mereka(Zainal Abidin).

MEDCO E&P TANAM POHON UNGGULAN BERSAMA SISWA SMKN 1 INDRA MAKMU

Matalensapos|Aceh Timur Idi Rayeuk ~~Pekerja PT Medco E & P Malaka (Medco E&P) bersama siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Indra Makmu, Aceh Timur, menyelenggarakan kegiatan penanaman bibit pohon unggulan. Perusahaan secara simbolis menyerahkan dan menanam 100 batang bibit berbagai jenis pohon dengan pihak sekolah dan murid kegiatan ini juga diisi kampanye diskusi Go Green bertema pengendalian penggunaan bahan mikroplastik.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2023 serta bertujuan menindaklanjuti program kerja sama yang telah dibina. Sebelumnya, Medco E&P juga melakukan program pendampingan pertanian organik berkelanjutan bagi siswa. Pada awal tahun ini, juga dilakukan kunjungan siswa dan guru ke lokasi Central Processing Plan untuk pengenalan industri hulu migas.

Dalam diskusi ini, Perusahaan menjelaskan bahaya dampak mikroplastik bagi lingkungan, baik biota laut maupun manusia. Kepala SMKN 1 Indra Makmu Syahrial Fuadi, S.Pd. menyambut baik kunjungan Medco E&P. “Dengan diskusi ini, murid-murid menjadi lebih paham penanganan limbah plastik dan meluruskan kekeliruan selama ini. Ke depan, kami akan memaksimalkan bank sampah sekolah,” ujarnya.

VP Relations & Security Medco E&P Arif Rinaldi mengatakan, kunjungan ini sejalan dengan strategi keberlanjutan Perusahaan, mendukung edukasi serta pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. “Kegiatan ini bagian upaya Perusahaan membangun kerja sama dan meningkatkan ketrampilan masyarakat di sekitar area operasi,” ujarnya(Zainal Abidin pjt)

Warga Idi Tunong Kekurangan Biaya Agar Bisa BAB

Matalensapos |ACEH TIMUR ~~Seorang pria Warga Dusun MD Jumpa, Gampong Keumuneng, Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur, Iwan Janwar (55), terpaksa harus dioperasi perut agar bisa Buang Air Besar (BAB), pasalnya alat untuk mengeluarkan feses sisa dari anus sudah tidak bisa lagi digunakan.

Akibatnya, dia harus menggunakan Kolostomi atau pembuatan lubang dengan cara pembedahan ke dalam usus besar melalui perut.

Diketahui biaya untuk membeli per satu set yang isinya mencukupi sebulan pemakaian adalah sebesar Rp 250 Ribu.

Hal ini dikeluhkan oleh Iwan, dikarenakan terkendala biaya untuk membeli barang yang wajib digunakan saat ini.

Kepada Media ini, dia berharap kepada pihak terkait, dermawan agar ada yang bisa membantu dirinya guna membeli kantong tersebut.

” Saya berharap dan berdoa, semoga ada pihak terkait, dan para dermawan yang mau membantu kondisi saya saat ini ” Ungkapnya Selasa (31/1/2023).

Zainal Abidin pjt