Paripurna DPRK Aceh Timur Kepala Dinas PUPR Tidak Hadir utusan di suruh keluar

matalensapos|Aceh Timur~~ Dalam sidang Paripurna Satu yang berlangsung di Gedung DPRK, Pusat Pemerintahan, Aceh Timur, dalam rangka penyerahan R-APBK Aceh Timur Tahun Anggaran 2023, Senin (14/11/2022),

Acara berlangsung panas, di isi oleh berbagai instruksi oleh anggota DPRD Aceh Timur, terkait kinerja Pemerintahan Aceh Timur, terutama Kadis PUPR Aceh Timur, yang jarang hadir dalam Paripurna ataupun pembahasan anggaran dengan DPRK Aceh Timur.

Paripurna satu tersebut dihadiri oleh PJ Bupati Aceh Timur Ir, Mahyuddin M,Si, namun terlihat banyak OPD di lingkup Pemerintah Aceh Timur yang tidak hadir, bahkan sebagian Dinas dan OPD tidak dihadiri oleh Kepala Dinas dan Kepala OPD terkait, mereka diwakli oleh utusan masing masing, termasuk Kepala Dinas PUPR yang tidak hadir kembali saat sidang Paripurna.

Fatah Fikri selaku Pimpinan Sidang Paripurna Satu tersebut menegaskan dalam rapat, “bila dalam pembahasan Kepala Dinas ataupun Kepala OPD terkait tidak hadir, maka dinas tersebut akan kami suruh keluar untuk sementara, sampai Kadis atau Kepala OPD terkait hadir.” Tegas Fatah Fikri.

“Karena yang paling mengerti tentang permasalah OPD terkait adalah Kepala nya, dan jangan sampai nanti saat ada pertanyaan yang tidak dipahami oleh utusan OPD, harus di teruskan kepada Kepala OPD terkait, dan itu akan memakan waktu lagi,” terang Fatah Fikri.

Terkait sering mangkir dan tidak kooperatif Kadis PUPR Aceh Timur Mahyuddin menegaskan, “kita akan panggil, dan akan buat teguran kepada Kadis PUPR Aceh Timur.”Ucapnya(zbn86/ pjt)

Apel Pagi di Polres Aceh Timur, Dandim 0104 Sebut Soliditas TNI-Polri di Aceh Timur Sangat Baik

matalensapos|Aceh Timur ~~
Komandan Kodim (Dandim) 0104/Atim Letkol Inf Agus Al-Fauzi, S.IP, M.IPol. bersama Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah, S.I.K. pada Senin, (14/11/2022) memimpin Apel Sinergitas TNI-Polri yang berlangsung di Lapangan Sarja Arya Racana.


Apel gabungan turut diikuti Wakapolres Kompol Ferdi Dakio, S.I.K., Pejabat Utama Polres Aceh Timur, Pasiops Kapten Inf Ahmad Suheri, Danramil dalam jajaran Kodim 0104/Atim bersama anggota, Kapolsek dalam jajaran Polres Aceh Timur bersama anggota dan seluruh personel Polres Aceh Timur.


Dalam amanat yang disampaikannya, Dandim 0104/Atim menyebutkan pelaksanaan apel gabungan ini merupakan inisiasi dari Kapolres Aceh Timur, dimana hal ini menunjukan bahwa soliditas dan sinergitas antara TNI dan Polri di Wilayah Kabupaten Aceh Timur terjalin dengan sangat baik.


“Saya diundang oleh Bapak Kapolres untuk menjadi Pimpinan Apel pagi pada hari ini. Saya sampaikan salam hormat dan ucapan terima kasih kepada Bapak Kapolres beserta jajaran. Kegiatan apel bersama ini menunjukan soliditas TNI-Polri yang sangat baik di Kabupaten Aceh Timur, bukan hanya di tingkat Pimpinan, namun juga di tingkat personil jajaran, hal ini sudah kita buktikan dengan kegiatan kedinasan serta kegiatan sosial yang sering kita laksanakan bersama” ucap Dandim.


Lebih jauh disampaikannya, juga mengatakan bahwa TNI-Polri adalah pilar utama bangsa dalam menjaga pertahanan keamanan negara serta menjaga kamtibmas negeri sehingga soliditas TNI-Polri menjadi hal yang pokok dalam tegaknya kedaulatan negara.


Sementara itu, Kapolres, dalam kesempatannya mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan pelaksanaan apel bersama Dandim 0104 Aceh Timur dan jajaran di Mapolres AcehTimur.
“Sinergitas dan solidaritas TNI-Polri merupakan hal yang mutlak dilakukan, sehingga perlu adanya kegiatan bersama antara keduanya agar semakin solid dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah, Kabupaten Aceh Timur khususnya, yang pada akhirnya akan memberi rasa aman dan nyaman, kepada masyarakat.” Terang Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah, S.I.K.

zbn86 pjt

Lampu jalan Kota Aceh Timur Padam Dinas LH Tutup mata kecelakaan terjadi

matalensapos|Aceh Timur~~
Diduga kurangnya perhatian dan pemeliharaan, sejumlah lampu yang berada di tengah trotoar Kota Idi Rayeuk mati total, hal ini tentu akan membahayakan para pengguna jalan yang melintas.

Amatan media ini dilokasi, sejumlah titik alun – alun Kota Idi dimulai dari Desa Titi Baroe, hingga perkotaan Kota tampak gelap gulita.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Timur, Zulfadli atau yang akrap disapa Oyong, mempertanyakan Dinas Terkait, apa penyebab padamnya lampu penerangan jalan.

” Pihak Terkait kemana ini, apa mereka tidak tau? Padahal mereka mempunyai bawahan dan anggota untuk mengerjakan di bidang tersebut, namun lampu penerangan jalan bisa padam tanpa ada perhatian, ” Kata Oyong (13/11/2022).

Oyong berharap kepada Dinas yang membidangi hal tersebut segera ditangani, karena penggunaan lampu penerangan jalan begitu penting, mengingat kondisi jalan di Aceh Timur tepatnya di Pusat Kota menuju ke Pusat Pemerintahan banyak sekali jalan yang berlubang. Sehingga mengakibatkan jatuhnya korban.

” Jangan beralasan tidak ada dana, kompromi dengan Pj Bupati atau bisa ajak kerja sama dengan PLN karna ini sudah sering terjadi dan ini sudah sangat lama tidak ada pemeliharaan ” Sambungnya.

Dirinya menilai di tengah pusat Kota dan khusus di depan Pusat Pemerintahan bisa tidak terawat dengan baik, lalu bagaimana dengan lintas kecamatan?

Ini perlu perbaikan secepatnya oleh pihak Terkait dan mengambil sikap. Jika ini dibiarkan maka akan muncul perspektif negatif terhadap instansi maupun pihak Terkait(zbn86 pjt).

Iskandar “Pak Presiden lihat lah keadaan kami karna kami juga warga negara Indonesia”

matalensapos|Aceh Timur~~masyarakat Dusun Makmur Beusare, Dusun Sukamulya, Dusun Despot dan Dusun Alue Dingdong, sangat sulit untuk pergi ke ibu kota kecamatan berbelanja, maupun menjual hasil pertanian mereka hal tersebut dikarenakan jalan penghubung antara Desa Punti Payong dengan Desa Paya Palas dan Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak (Kawasan Transmigrasi-red) terlihat bagaikan bubur lumpur sehingga susah untuk dilewati.

“Inilah keadaan desa kami pak dari tahun ke tahun 77 sudah Negara ini merdeka tetapi warga desa kami,warga Desa Paya Palas serta warga Desa Seumanah Jaya, saat musim penghujan seperti sekarang ini, ke pasar mandi lumpur, pulang mandi lumpur musim panas bermandikan Debu ,” kata Kepala Desa Punti Payong, Iskandar (13/11/2022).

Saat di tanya awak media apakah pernah membuat laporan ataupun pengajuan ke pemerintah khususnya kabupaten Aceh Timur Iskandar menjelaskan sudah berulang kali dilakukan bahkan dirinya pun sudah tak tahu lagi harus mengadu atau mengajukan ke siapa.

“Kepada Pemerintah Aceh Timur sudah berulang kali saya buat laporan tentang kondisi jalan ini rusak parah pak tahun demi tahun pengesahan anggaran APBK Aceh Timur, pembangunan jalan daerah itu terlupakan kami tidak tahu lagi harus mengadu pada siapa lagi Semoga lewat media ini Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo,menteri pekerjaan Umum ,Menteri Desa masyarakat Tertinggal serta Pejabat pejabat baik dari Aceh Timur,Provinsi Aceh serta Pemerintah pusat dapat membaca juga mendengar suara hati kami karena jalan ini, jalan menuju kawasan transmigrasi”pungkas nya.

Aneh memang kelihatan negara kita 77 Tahun Merdeka,dengan segala aspek pemberitaan tentang pembangunan yang digaung gaung masih ada kehidupan masyarakat yang hampir terisolasi karena akses jalan yang tidak memadai seperti kembali melihat di jaman Dahulu**zbn/pjt.

Sembunyikan bungkusan di dalam boneka Eka di Cokok tim Gradak bersama sang kekasih Ifan Black

matalensapos| Sungailiat -MI als Ifan black (41 tahun) dan SJ als Eka (33 tahun)Sepasang Kekasih di amankan Tim Gradak Sat Res Narkoba Polres Bangka di TKP jalan Ahmad yani Gang Cempedak Jalur 2 Kelurahan Parit Padang Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka dengan barang bukti Narkotika jenis Shabu seberat 2,51 gram.(12/11/2022).

Kasat Narkoba Polres Bangka Iptu Deni Wahyudi, S.Sos seizin Kapolres Bangka AKBP Indra Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si menjelaskan penangkapan bermula dari informasi masyarakat bahwa di tkp tersebut sering dijadikan tempat transaksi Narkoba.

“Dari hasil penyelidikan tim Gradak menangkap MI als Ifan Black dan di TKP ada SJ als Eka lalu dilakukan penggeledahan dan mendapatkan barang bukti 1( satu) buah tas selempang warna hitam yang berisikan 2 ( dua ) buah timbangan digital warna hitam, 2 ( dua ) bal plastik klip,1 buah boneka warna pink yang didalam boneka tersebut terdapat 1 buah botol bekas permen happy dent white warna putih yang berisikan 11 ( sebelas ) bungkus platik strip ukuran kecil yang di dalamnya terdapat kristal warna putih yang di duga narkotika jenis sabu, total BB 2,51 gram dan 1( satu ) buah Hp samsung warna putih”,ujar Iptu Deni

Ditambahkan kasat Narkoba tersangka MI als Ifan Black dan SJ als Eka melakukan transaksi jual beli narkotika jenis sabu dengan cara melempar paketan sabu di sejumlah titik di jalan raya belinyu”, tegas Iptu Deni

Atas perbuatan nya tersangka MI als Ifan Black dan SJ als Eka patut diduga melanggar Pasal 114 ayat 1 Jo 132 ayat 1 Subs Pasal 112 ayat 1 jo 132 ayat 1 UU RI No. 35 tahun 2009 ttg Narkotika.**tim/red/Dodi E.

Jalan Nasional penuh lubang banyak warga kecelakaan Ketua komisi IV DPRK Aceh Timur Mengamuk

matalensapos | Aceh Timur – Akibat badan jalan berlubang di lintas jalan nasional Banda Aceh Medan, dalam seminggu terakhir telah terjadi beberapa kali kecelakaan lalu lintas tepat nya di Desa Beunot Kecamatan Darul Aman Kabupaten Aceh Timur. Sabtu 12/11/2022

Samsul Azhar(48) warga setempat mengungkapkan akibat jalan berlubang, beberapa pengguna sepeda motor terjatuh karena terperosok dalam lubang.

“Sering terjadi lakalantas karena terperosok lubang, baik pengguna sepeda motor maupun pengguna mobil, bahkan mobil ada yang patah as,” ujar Samsul.

Menurut Samsul, kecelakaan sering terjadi pada malam hari, karena pengguna jalan tidak bisa melihat lubang di badan jalan karena gelap,

“Titik lubang nya cukup banyak, sehingga banyak terjadi kecelakaan pada malam hari,” Kata Samsul.

Menurut pantauan media terdapat puluhan titik lubang selain di Desa Beunot Kecamatan Darul Aman, titik lubang yang cukup banyak juga terdapat di Kecamatan Simpang Ulim tepat nya Desa Pucok Alue Barat dan Pucok Alue Sa. Kemudian titik lubang juga terdapat di jalan trotoar Idi Rayeuk depan pusat pemerintahan Aceh Timur rata-rata lubang jalan bervariasi dengan diameter 30-40 cm dengan kedalaman 10-15 cm.

Sebelumnya, Badan Pelaksana Jalan Nasional(BPJN) Aceh, melalui PPK 1,4. Fattah Fikri berjanji akan segera memperbaiki jalan yang berlubang.

Namun sudah 3 minggu belum ada tindak lanjut dari rekanan untuk memperbaiki jalan yang berlubang.

Menanggapi hal itu Ketua Komisi IV DPRK Aceh Timur Yahya Boh Kaye menilai janji BPJN hanya PHP (Pemberi Harapan Palsu) belaka kepada publik.

Yahya BKY menuturkan, seharusnya pihak BPJN harus peka dan tanggap, karena jalan Nasional banyak di lintas pengendara.

“Apa mereka menunggu lebih banyak lagi jatuh korban,” tanya Yahya BKY.

Lanjutnya, Jika rekanan tidak mampu dan tidak becus, putuskan saja kontraknya, berikan kepada perusahaan lain yang kinerja nya baik,” pungkas nya(zainal abidin/ pjt).

20 peserta dari 10 Organisasi Wartawan di Aceh Timur ikuti lomba menembak antar awak media

matalensapos|Aceh Timur~~
Perkuat kemitraan dengan awak media, Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah, S.I.K pada Jum’at, (11/11/2022) sore menggelar lomba menembak antar wartawan, yang diikuti oleh 20 peserta dari 10 organisasi wartawan di Aceh Timur.

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan PERBAKIN Aceh Timur ini turut dihadiri oleh Wakapolres Kompol Ferdi Dakio, S.I.K., Kasat Reskrim AKP Miftahuda Dizha Fezuono, S.I.K., Kasat Samapta AKP Irwansyah Nasution, Kasat Narkoba AKP Novrizaldi, S.H. dan Kasat Lantas Iptu Krisna Hadi Widyanto, S.T.K., S.I.K.,

Pada perlombaan tersebut, Andi Noviandi, Sekretaris DPD Aliansi Wartawan Aceh Independen (AWAI) keluar sebagai juara pertama, sementara posisi juara kedua diraih Ismail Abda, Pengurus Persatuan Wartawan Aceh Timur (PESAWAT) dan Juara ketiga bertandang kepada Said Maulana, S.H. perwakilan dari Jurnalis Muda Aceh (JMA).

Usai menyerahkan hadiah kepada para pemenang, Kapolres menyampaikan, lomba menembak ini bertujuan untuk memperkuat kemitraan dan menjalin silaturrahmi lebih erat lagi dengan awak media.
“Dalam ajang olah raga menembak seperti ini, kita dapat menjalin silaturrahmi yang erat. Dan event ini juga menjadi kesempatan bagi jurnalis muda untuk mengasah bakat sebagai atlet tembak. Karena Aceh Timur punya potensi lapangan tembak berstandar Nasional,” sebut Kapolres.

Lanjutnya, insan pers dan Polri merupakan mitra yang harus saling melengkapi dalam tugas masing-masing, sehingga perlu terus bersinergi demi kemajuan daerah.
“Kita menyadari, dukungan awak media terhadap kinerja Kepolisian sangat dibutuhkan. Untuk itu jalinan kemitraan antara Polres Aceh Timur dan wartawan yang bertugas di daerah ini harus kuat dan berkesinambungan,” terang Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah, S.I.K.(Zainal abidin/ pjt).

PT.MEDCO E&P KEMBALI BANTU KORBAN BANJIR DI ACEH TIMUR



matalensapos|Aceh Timur~~PT Medco E & P Malaka (Medco E&P) kembali membantu masyarakat yang tertimpa bencana banjir dengan menyalurkan berbagai kebutuhan pokok bagi korban Musibah banjir yang melanda sejumlah Kecamatan di Kabupaten Aceh Timur bantuan berupa beras, mie instan, telur, sarden, biskuit serta kebutuhan bayi dan balita diterima Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur Rizki Amara Taufani di kantornya(11/11/2022).

VP Relations & Security Medco E&P Arif Rinaldi mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk empati Perusahaan atas musibah tersebut. “Kami turut prihatin atas bencana ini, semoga masyarakat terus diberikan kekuatan dan kesehatan. Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi korban yang membutuhkan,” ujar Arif.

Sebelumnya, Medco E&P juga telah menyalurkan bantuan obat-obatan kepada korban banjir di Aceh Timur pada awal Oktober dan juga kepada korban banjir di Kabupaten Aceh Tamiang pada awal November**zainal abidin/pjt.

Aminah sang guru swasta di pedalaman sampaikan ini di hadapan ketua DPRK

matalensapos|Aceh Timur ~~Aminah(54 Tahun) salah seorang perwakilan guru swasta di aceh timur tak kuasa menahan airmatanya yang menetes saat menyampaikan aspirasinya di hadapan Ketua DPRK Aceh Fattah Fikri dalam audiensi guru swasta dengan Kanwil Kemenag Aceh.

Dalam penyampaiannya Aminah mengatakan bahwa dirinya sudah 22 tahun mengabdi menjadi guru swasta di Daerah Pedalaman Desa Semanah Jaya Kabupaten Aceh Timur hingga hampir menginjak usia pensiun saat ini.

“sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Ketua DPRK,Komisi I DPRA,Kasubbag Kepegawaian Kemenag Aceh,Kemenag Aceh Timur serta tamu undangan lainnya yang tak bisa saya sebutkan satu persatu saya Aminah umur saat ini 54 tahun sebentar lagi pensiun saya sudah 22 tahun mengabdi menjadi guru swasta di daerah pedalaman Desa Semanah Jaya Kabupaten Aceh Timur sampai saat ini belum juga diangkat menjadi PNS”buka nya

“Kami sempat didata tahun 2013 yang lalu, namun hingga penghujung tahun 2022 ini tidak ada kejelasan maupun titik terang kalah sama anak anak sekarang jadi guru swata ini jauh dari angan angan bisa hidup sejahtera tapi kami tetap melaksanakannya karna kami pengen anak anak mendapat pendidikan yang layak apalagi di daerah pedalaman”ungkapnya sambil menyeka tetesan air mata.

Iskandar Farlaki anggota Komisi I DPRA mendengar keluhan Aminah dalam pandangannya menyampaikan kepada seluruh guru swasta yang hadir.

” Aspirasi ini kami tampung semua apa yang terjadi pada saat ini, ini memang sangat penting kalau memang salah ya kita minta copot dan serta bakal kita laporkan ke ombudsman, karena ini tangung jawab penuh pemerintah Aceh ,serta kita nantinya akan dorong DPD RI pusat dan saya akan minta kelengkapan dokumen didaerah untuk disampai kan kementerian agama pusat terkait guru honorer swasta punya pemerintah ini “instruksi menteri jeritan guru honorer swasta seluruh aceh juga sama .
Ucapnya. “tegas nya.

sementara ditempat yang sama Kasubag kepegawaian Kemenag Aceh Qudari mengatakan pihak nya terus menerus berjuang dalam permasalahan guru swasta ini.

” Dulu dari HK2 kita data yang ikut CPNS sekitar 60 % yang lulus,untuk tahun 2022 HK2 tidak memandang dari mana, honorer non ASN yang telah bekerja pada instansi pemerintah, yang menjadi rujukan bersama pendataan bukan diperuntukkan untuk dilakukan pengangkatan CPNS atau ke P3K pendataan non ASN diatur oleh fungsional negeri dan swasta dalam segala aspek Kemenag Aceh timur Terkait surat kanwil, dari kabupaten kota, ada sfekurasi sehingga dengan kabupaten kota dapat terlaksana secepatnya dari pegawaian kami terus berjuang dan kita sudah berdialog pada mereka dipusat mengatasi masalah ini”Ujar Qodari mengakhiri sesi tanya jawabnya**team/red/zbn/pjt.

Curhat pak Kapolres

matalensapos|Aceh Timur~~
Masyarakat dari wilayah Peureulak, Ranto Peureulak, Peureulak Timur dan Peureulak Barat menyampaikan curhat, saran dan masukan secara terbuka kepada Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah, S.I.K.

Kegiatan yang dikemas dalam program “Jumat Curhat Bersama Kapolres Aceh Timur dan Jajaran, untuk yang kedua ini dilaksanakan di Channel Coffee, Peureulak, Jumat (11/11/2022) pagi.

Turut mendampingi Kapolres pada kegiatan ini diantaranya; Kasat Reskrim AKP Miftahuda Dizha Fezuono, S.I.K., Kasat Intelkam AKP Zulkarnaen, S.Sos., Kasat Samapta AKP Irwansyah Nasution, Kasat Narkoba AKP Novrizaldi, S.H., Kasat Lantas Iptu Krisna Hadi Widyanto, S.T.K., S.I.K., Kapolsek Peureulak Iptu Supriadi, Kapolsek Ranto Peureulak Iptu Eko Suhendro, S.H., Kapolsek Peureulak Timur Ipda Jasman S.Sos. dan Kapolsek Peureulak Barat Ipda Dede Moerdhany, S.H.

Dengan serius dan penuh semangat, Kapolres menampung berabagai curhat masyarakat dari persoalan dahan pohon yang menjulang ke badan jalan Nasional, hingga persoalan rasisme disampaikan warga.

“Kami Polisi sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat akan memberi pelayanan prima. Apapun persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, silahkan sampaikan kepada kami. Insya Allah melalui pelayanan Polsek, Pelayanan 110 Hotline Dumas Presisi Polres Aceh Timur dan pada nomor 0812 7799 2002 kami akan melayani masyarakat dengan cepat,” kata Kapolres.

Satu persatu curhat masyarakat, baik persolan hukum maupun persoalan sosial lainnya dijawab oleh Kapolres Aceh Timur dan jajarannya. Seperti curhat yang disampaikan oleh tokoh masyarakat Peureulak Barat H. Anwar, tentang percepatan pengurusan surat keterangan kecelakaan tunggal untuk pelayanan berobat BPJS bagi masyarakat pedalaman.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres langsung meminta Kasatlantas, untuk membuat sistem pengaduan kecelakaan tunggal secara cepat melalui sistem online dengan memanfaatkan aplikasi Whatsapp via Kapolsek daerah pedalaman. Sehingga pelayanan surat keterangan kecelakaan tunggal segera keluar untuk keperluan berobat di Puskesmas atau Rumah Sakit dengan layanan BPJS.

Bahkan Kapolres Aceh Timur akan menyampaikan persoalan tersebut kepada Pj. Bupati Aceh Timur, agar seluruh Puksesmas di daerah pedalaman dapat segera melayani korban laka dengan cepat.

“Karena ini menyangkut keselamatan nyawa masyarakat, jadi kita akan koordinasi dengan Pj Bupati dan terkait persoalan ini,” ucap Kapolres.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat dari berbagai kecamatan dalam wilayah Peureulak, mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Aceh Timur yang telah menampung seluruh curhat masyarakat dalam agenda Jumat Curhat ini.
“Kami seluruh tokoh masyarakat mengapresiasi kegiatan jumat curhat ini. Harapan kita acara ini rutin dilaksanakan dalam wilayah Aceh Timur, sebagai upaya memasyarakatkan Polisi dan mendekatakan masyarakat dengan Polisi,” demikian Tokoh Masyarakat Peureulak Barat, H. Anwar(zainal abidin /pjt)

Berita Sesuai Fakta

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai