Arsip Tag: Aceh

Kombatan GAM Gerilya ke Berbagai Pelosok Aceh Timur Santuni Yatim Piatu

Matalensapos |Aceh Timur ~~Konvoi iring – iringan sejumlah kombatan GAM daerah 3 Idi, Aceh Timur, dipimpin Panglima Daerah 3 Idi, Taufik Ilyas, tampak menyusuri berbagai pelosok wilayah bekas konflik itu pada 4 desember 2022, demi menemui dan menyantuni puluhan yatim piatu yang telah lama menanti mereka di sejumlah dayah di beberapa kecamatan di daerah penghasil migas tersebut.

Kegiatan doa bersama dan memuliakan yatim piatu itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati milad GAM ke 46 yang juga digelar di berbagai tempat lainnya di seantero Aceh Timur.

” Alhamdulillah kegiatan kita hari ini, khususnya daerah 3 Idi, menyambut ulang tahun GAM ke 46, dengan agenda doa bersama dan memberi santunan kepada anak yatim piatu berlangsung sukses di enam kecamatan, berkat dukungan semua pihak dan rekan – rekan sekalian,” kata Taufik Ilyas yang akrab disapa Bang Fit itu, Minggu 4 Desember 2022.

Dalam rombongan konvoi lima mobil itu juga tampak turut serta sejumlah panglima sagoe, diantaranya jajaran sagoe 05 Idi, sagoe Meh Ijoe, Gure, sagoe Keude Pliek Idi Tunong, Maluku, serta jajaran lainnya seperti Nyak Din, Wak Leng, Saiful, Munazir dan beberapa kombatan lainnya serta DPC Banda Alam, Hasbi.

Selain itu, anggota DPRK Aceh Timur, M Yahya (Yahya Boh Kaye) dari Fraksi Partai Aceh juga tampak berada dalam rombongan kombatan tersebut.

” Kita berharap kegiatan menyantuni yatim piatu ini kedepannya bisa selalu menjadi agenda tahunan dalam setiap peringatan milad, dan ini perlu menjadi perhatian serta tanggungjawab kita bersama ” ujar Yahya Boh Kaye didampingi Tarmizi, dan aktivis HAM, Ronny H, yang juga terlihat ikut serta dalam rombongan itu.

Selain disambut puluhan yatim piatu beserta sejumlah unsur masyarakat setempat, kedatangan rombongan para kombatan itu juga ternyata sudah dinantikan dan dijaga ketat aparat TNI – Polri yang bertugas mengamankan kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut.

Adapun pemberian derma berupa paket dan sejumlah uang kepada segenap yatim piatu di enam kecamatan tersebut diserahkan oleh Panglima Daerah 3 Idi, Taufik Ilyas, Anggota DPRK Aceh Timur, Yahya Boh Kaye, Panglima Sagoe, Maluku beserta jajaran lainnya yang disambut antusias para yatim dan masyarakat setempat.

Sebagaimana diketahui serba – serbi peringatan Milad GAM ke 46 ini, tak hanya digelar di Aceh saja, tapi juga disemarakkan oleh segenap putera – puteri Aceh ban sigom donya di luar negeri, dengan berbagai pernak – pernik event yang berlangsung dinamis di seluruh dunia mengenang sejarah perjuangan di masa lampau yang penuh kegetiran, serta merajut masa depan Aceh yang lebih gemilang di masa mendatang***tim/red/zainal abidin pjt.

BFLF LSM’ACUT santuni puluhan anak yatim di Acara Maulid Dua Gampong Sekaligus

matalensapos|Aceh Timur ~~hari ini BFLF Lhokseumawe dan Aceh Utara, menyantuni dua desa sekaligus dalam kegiatan maulid Dayah pengajian di desa tempok Teungoh kota Lhokseumawe dan
di Desa Syamtalira Aron Kab. Aceh Utara , Minggu (27/11/2022).

Di wakilin oleh penasehat BFLF Lhokseumawe Bapak Mahdi S.HI MH dan Bapak Sudirman Ka. Divisi Sosial BFLF Aceh Utara, BFLF menyerahkan wakaf Al Qur’an, kain sarung dan jilbab kepada para anak Yatim piatu dan yatim pada dua kegiatan yang hari ini diadakan dengan bersamaan jadwal kegiatan maulid.

Maulid yang diadakan satu tempat di Dayah Al Mubtadi Desa Tumpok Teungoh Kec. Banda Sakti Kota Lhokseumawe, Serah terima wakaf di lakukan oleh Bapak Mahdi S.HI MH selaku penasehat BFLF LSM’ACUT, dalam kesempatan ini dari pihak BFLF menyerahkan wakaf Al Qur’an bersumber dari Bantuan PT. PHE yang hari ini pun sudah genap 100 Al Qur’an disalurkan, Kain sarung, jilbab dan uang santunan dari hamba Allah kami bagikan kepada 15 anak yatim katagori fakir miskin.

Maulid yang diadakan satu tempat lagi di Dayah Darul Murtadha Syamtalira Aron Kab. Aceh Utara , Serah terima wakaf di lakukan oleh Bapak Sudirman Ka. Divisi Sosial BFLF LSM’ACUT, dalam kesempatan ini dari pihak BFLF menyerahkan wakaf Al Qur’an dan jilbab dari hamba Allah kami bagikan kepada 18 anak yatim katagori fakir miskin.

Ketua BFLF Lhokseumawe,
Pada kesempatan ini juga kami menyampaikan terimakasih kami kepada para semua pihak yang telah mendukung kegiatan-kegiatan kami dalam menyantuni anak yatim dan memenuhi kebutuhan perlengkapan ibadah anak – anak yatim ini, dan harapan kami ke depan kegiatan seperti ini terus berlanjut, karena anak – anak yatim tersebut juga harus kita dampingin untuk meraih pendidikan yang baik dan sukses dimasa depan menjadi anak yang sukses dan bermanfaat bagi orang banyak

Turut hadir dalam kegiatan kali ini para pimpinan Dayah dan perangkat Gampong di kedua Gampong tersebut(-zainal abidin pjt).

Roni Tahun Politik para politikus mulai cari muka dan sok peduli

matalensapos|Banda Aceh~~Kordinator Front Anti Kejahatan Sosial (FAKSI) Aceh, Ronny H, mengkritik sebagian wakil rakyat yang diduga baru muncul kembali ke ruang publik dan sibuk pencitraan menjelang pemilu.

” Ini kan mau dekat pemilu bahkan sudah masuk tahun politik, mereka yang dulu dipilih, lalu dapat jabatan, kemudian seolah menghilang ditelan bumi, nah kini mulai muncul lagi mencari simpati ke masyarakat, mulai pencitraan lagi dan sok paling peduli rakyat bak pahlawan kesiangan,” ketus Ronny, Jumat 18 November 2022.

Dia menilai hal itu sangat tidak etis dilakukan pejabat negara, dan tentunya sangat melukai rasa keadilan bagi seluruh masyarakat, bahkan menciderai semangat demokrasi.

” Sudah menjadi rahasia umum, mulai dari DPRK, DPRA sampai DPD, DPR RI, meski tidak semuanya begitu, tapi banyak yang begitu lama tidak kelihatan orangnya di tengah masyarakat, seolah sembunyi bahkan menghilang, dan tidak jelas apa yang mereka kerjakan untuk masyarakat sejak terpilih, tapi anehnya pas mau dekat pemilu tiba – tiba nongol lagi bak pahlawan kesiangan di tengah masyarakat atau pun di berbagai media,” ungkap jebolan SMA 1 IDI itu.

Dia sangat menyayangkan amanat yang diberikan masyarakat selama ini disia – siakan oleh para pejabat yang duduk di kursi kekuasaannya, dan tak jarang dari mereka terkesan sembunyi dari masyarakat yang membutuhkannya, bahkan diduga hanya sibuk mengurusi kepentingan pribadinya saja.

” Contohnya saja di DPRK, itu nampak jelas palingan cuma dua bahkan tiga orang saja yang benar – benar bekerja dan sering terjun ke masyarakat dalam kondisi apapun sejak mereka terpilih, itu pun dari partai lokal, Partai Aceh, contohnya seperti Ahmad Lembeng (Panglima Asahan), M Yahya (Yahya Bohkaye), yang jelas terbukti sering berbaur dengan masyarakat dan setiap kalangan, kalau yang lainnya entah bagaimana, entah mungkin kami yang tidak tahu atau tidak lihat?” ungkap Ronny.

” Jujur harus diakui, dua orang itu memang bisa dibuktikan sejak awal terpilih mereka memang kerja, langsung terjun dan cepat tanggap terhadap berbagai persoalan masyarakat, bahkan mereka terjun langsung ke dalam banjir besar untuk menolong masyarakat, bukannya seolah baru sibuk kerja dan pencitraan lagi pas mau pemilu saja,” ungkapnya.

Ronny menilai, fenomena wakil rakyat yang kembali baru muncul ke tengah masyarakat jelang pemilu untuk meraih simpati agar dapat memperoleh kursi jabatan lagi pada pemilu yang akan datang adalah bentuk lain dari upaya pembodohan terhadap masyarakat, yang harus segera diakhiri.

” Ini jelas bentuk pembodohan, mereka terjun dalam pemilu dengan segepok uang, lalu menang dan menghilang, kemudian muncul lagi dengan segepok uang yang mungkin lebih banyak lagi untuk menang pada pemilu berikutnya, ini jelas sangat merugikan rakyat yang menggaji mereka, tapi masyarakat justru tak menerima manfaat apa – apa dari keberadaan wakilnya di parlemen, pembodohan seperti itu jelas harus segera diakhiri,’ ketusnya lagi.

Menurut Ronny, fenomena mengandalkan materi untuk meraih jabatan jelang pemilu itu pun juga diduga telah menjadi trend dan contoh gampang bagi para kontestan politik yang seharusnya mengedepankan semangat pengabdian kepada masyarakat yang menjadi landasan atau substansi dari upaya meraih kekuasaan di negeri ini.

” Diduga yang lain juga malah ikut – ikutan seperti itu, pas mau nyalon pemilu cukup ngandalin uang dan pencitraan saja untuk memperebutkan jabatan atau kekuasaan, tanpa berbuat ke masyarakat, tiba – tiba menang dan dinobatkan jadi pemimpin rakyat, parah enggak itu? tidak akan ada perubahan untuk rakyat kalau begitu caranya, dan kami memprediksi fenomena ini masih akan dipraktekkan para caleg atau kontestan politik lainnya pada pemilu yang akan datang,” tegasnya

Namun Ronny berharap agar para wakil rakyat bisa membuktikan kerja kerasnya untuk masyarakat pada sisa masa jabatan mereka, dan tidak baper pada kritikannya itu, sehingga terjadi perubahan yang diharapkan masyarakat.

” Kami berharap jangan ada dewan yang baper dengan kritikan, karena enggak semuanya seperti itu, apalagi masih ada sisa waktu untuk membuktikan kerja yang sungguh – sungguh untuk rakyat, yang penting jangan baru kerja atau pencitraan beberapa bulan lagi jelang pemilu nanti baru peduli rakyat seperti pahlawan kesiangan,” pungkas alumni Universitas Ekasakti itu menutup keterangannya(zbn86 pjt)

Yahya YS Berang Kinerja BPJN beserta Rekanan Sangat Bobrok dan terkesan Asal Asalan

matalensapos Aceh Timur ~~Yahya YS Anggota DPRK Aceh Timur berang terhadap  pelaksana pemeliharaan jalan terlihat tidak layak serta terkesan asal-asalan dan sangat bobrok dibawah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Aceh hal itu di perlihatkan oleh Yahya Sejumlah  lubang pada ruas badan jalan lintasan Banda Aceh-Medan di Kabupaten Aceh Timur yang mengancam keselamatan pengguna jalan(26/10).

“Banyak lubang pada badan jalan lintas nasional yang mengancam keselamatan pengguna jalan sejauh mana peran dan tanggung jawab mereka dalam menjaga pemeliharaan jalan (BPJN Wilayah Aceh dan perusahaan pemenang kontrak pemeliharaan jalan-Red),” kata Yahya

Pekerjaan sangat buruk dan asal asalan, baru dua bulan di tambal aspal berlubang, sudah berlubang lagi di lubang yang sama, cetus Yahya BKY kepada Media ini di sebuah Cafe di Idi Rayeuk 

“Setelah di gali aspal dengan ukuran bervariasi, dua minggu kemudian baru di tambal dengan aspal, ini kan kerja asal-asalan,” tuding politisi Partai Aceh dapil Idi Rayeuk.

“Akibat nya ada korban yang terperosok dan terjatuh dari sepeda motor apalagi korbannya adalah Ibu ibu”sebutnya

Ia minta pihak BPJN Aceh dan kontraktor becus dalam melaksanakan pekerjaan pemeliharaan jalan 

“Tambal aspal jangan asal asalan, ini sangat meresahkan masyarakat dan pengguna jalan, kita minta BPJN dan rekanan untuk lebih baik kinerja nya,” harap Yahya BKY

Hal senada juga disampaikan oleh Sarifah, warga Titi Baroe merasa heran kok jalan Lintas Nasional sepertu jalan antar desa, hampir tiap hari ada saja korban jatuh akibat masuk lobang. 

“Jadi saya berharap kepada Bapak Pj Gubernur Aceh agar dapat segera memperbaiki jalan lintas nasional, masak di aceh uang berlimpah tapi jalan macam euk lemoe (Maaf..Tai lembu-Red) begitu hujan sudah berlobang,” ujar Sarifah.

Media ini mencoba  mendapatkan akses dengan pejabat BPJN Aceh maupun pihak rekanan untuk meminta konfirmasi terkait sorotan pemeliharaan/rehab jalan lintas nasional yang di nilai bobrok dan asal asalan.

Namun sampai berita ini di turunkan belum mendapatkan nama dan nomor kontak pihak BPJN dan nama rekanan pekerjaan pemeliharaan jalan nasional(Zainal Abidin)