matalensapos|ACEH TIMUR ~~Lima Presidium Majelis Daerah (MD) Korps Alumni HMI (KAHMI) Aceh Timur periode 2022-2027 terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-ll, yang berlangsung di meeting room Loyalty Coffee Shop, Rabu (16/11/2022).
Ketua Panitia Muswil KAHMI Aceh Timur ke ll Yanwar Fikri kepada RILIS.NET menuturkan, dalam Musda MD KAHMI kali ini sebelum ada 12 nama calon presidium yang muncul.
Namun, usai terlaksananya pemilihan presiden KAHMI untuk periode 2022-2027 dari dua belas nama tersebut, akhirnya ditetapkan 5 orang Presidium yang memperoleh suara terbanyak.
Adapun 5 calon presidium yang memperoleh suara terbanyak yaitu Amiruzzahri (41 suara), Mahyuddin SPd MAP (33 suara), Almuyasir (33 suara) serta Bustami MSi (32 suara), dan Zamalon Hakim SPdi (26 suara).
Sedangkan nama calon lainnya yang muncul yakni Muhammad Efendi SPd (16 suara), Abdul Muthaleb SHi (10 suara), serta perwakilan Forhati Ananda Gebrina Rizki (17 suara). Selain itu, empat nama lainnya Dr Andika Jaya Putra MA, Mas Rais SE, Mirza Mardahnsyah MSi dan Akbar SHi MH menyatakan memundurkandiri dari pencalonan.
Perwakilan MW KAHMI Aceh Dr Muhammad Dayyan MA, usai ditetapkan 5 Presidium KAHMI Aceh Timur terpilih oleh pimpinan sidang mengatakan, dengan telah terpilihnya Presidium KAHMI untuk periode 2022-2027 agar lebih memperkuat kontribusi KAHMI di Aceh Timur.
Selain itu tambah Dr Muhammad Dayyan, dapat berkontribusi pokok-pokok pemikiran untuk kemajuan daerah, memperkuat penguatan ummat serta dapat mempersatukan potensi yang ada dan turut memperkuat syariat Islam.
“Kita yakin dengan telah terpilihnya Presidium yang baru sebagai energi meningkatkan sumberdaya (SDM) Kahmi yang ada, serta turut berbuat dan mengabdi untuk masyarakat, serta dapat bersinergi dengan pemerintah untuk membangun daerah,” harap Muhammad Dayyan(zbn86 pjt).
Arsip Tag: Aceh Timur
Zulfadli Oyong dan Sartiman Dari Fraksi Nasdem Tampung Keluhan Pegawai Pensiunan PTPN Alue Ie Mirah
matalensapos|Aceh Timur
IDI RAYEUK~~Pegawai pensiunan yang bekerja di PT. Perkebunan Nusantara I tepatnya di Desa Julok Rayeuk Utara, Kec. Indra Makmu, Kab. Aceh Timur tidak mendapatkan hak pensiunan sesuai dengan tahun pensiun.
Pasalnya mereka menyesalkan sikap dari Perusahaan dimana dalam waktu yang telah ditentukan bagi karyawan pensiunan harus mengosongkan rumah yang ditempati sekarang.
Sedangkan sejumlah hak dari mereka belum di selesaikan oleh pihak perusahaan diantaranya, tunjangan perumahan, tunjangan Hari Tua, dan lain lainnya sesuai dengan tahun pensiun mereka masing – masing.
” Kami menuntut hak kami yang belum dibayarkan oleh perusahaan, bagaimana kami meninggalkan rumah yang sekarang kami tempati sementara untuk ganti rugi atau tunjangan kami beserta uang pensiunan belum diselesaikan perusahaan hingga belasan tahun ” Kata Naditupulu yang merupakan salah seorang perwakilan dari pegawai pensiunan PTPN I.
Mendengar adanya keluhan tersebut, dua orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Timur yakni Zulfadli Oyong bersama dengan Sartiman dari Fraksi Partai Nasdem langsung terjun ke lokasi menampung aspirasi mereka dan kemudian pihaknya akan mencarikan solusi ke depan bagaimana menyelesaikan persoalan tersebut.
Dikatakan oleh Oyong, keluhan dari pegawai pensiunan PTPN I akan ditindaklanjuti dalam waktu dekat, kemudian disampaikan kepada Ketua DPRK Aceh Timur agar menyurati perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan itu.
” Saya hari ini bersama dengan rekan saya Sartiman langsung turun ke lapangan untuk mendengarkan bagaimana permasalahan yang sebenarnya agar bisa kami cari solusi, Insya Allah dalam waktu dekat melalui Ketua DPRK Aceh Timur akan kita surati perusahaan, yang nantinya kita lakukan mediasi terlebih dahulu mencari tau apa penyebabnya sehingga bisa kita ambil tindakan ” Ungkap Zulfadli alias Oyong kepada media ini, Selasa (15/11/2022).
Sementara itu, Sartiman berharap kepada pihak perusahaan agar secepatnya bisa memenuhi hak – hak dari karyawan pensiunan yang belum diselesaikan hingga saat ini.
Dikarenakan mereka pun juga tidak mau berlama – lama menetap jika kewajiban mereka sudah terpenuhi maka kewajiban dari mereka sendiri akan dilaksanakan juga.
” Kita harap perusahaan segera selesaikan hak mereka, karena mereka tidak mau lama – lama di perusahaan itu, jadi tolong dipenuhi hak mereka secara utuh dengan ketentuan yang sudah ditetapkan ” Pungkasnya(zbn86 pjt)
Jalan Nasional penuh lubang banyak warga kecelakaan Ketua komisi IV DPRK Aceh Timur Mengamuk
matalensapos | Aceh Timur – Akibat badan jalan berlubang di lintas jalan nasional Banda Aceh Medan, dalam seminggu terakhir telah terjadi beberapa kali kecelakaan lalu lintas tepat nya di Desa Beunot Kecamatan Darul Aman Kabupaten Aceh Timur. Sabtu 12/11/2022
Samsul Azhar(48) warga setempat mengungkapkan akibat jalan berlubang, beberapa pengguna sepeda motor terjatuh karena terperosok dalam lubang.
“Sering terjadi lakalantas karena terperosok lubang, baik pengguna sepeda motor maupun pengguna mobil, bahkan mobil ada yang patah as,” ujar Samsul.
Menurut Samsul, kecelakaan sering terjadi pada malam hari, karena pengguna jalan tidak bisa melihat lubang di badan jalan karena gelap,
“Titik lubang nya cukup banyak, sehingga banyak terjadi kecelakaan pada malam hari,” Kata Samsul.
Menurut pantauan media terdapat puluhan titik lubang selain di Desa Beunot Kecamatan Darul Aman, titik lubang yang cukup banyak juga terdapat di Kecamatan Simpang Ulim tepat nya Desa Pucok Alue Barat dan Pucok Alue Sa. Kemudian titik lubang juga terdapat di jalan trotoar Idi Rayeuk depan pusat pemerintahan Aceh Timur rata-rata lubang jalan bervariasi dengan diameter 30-40 cm dengan kedalaman 10-15 cm.
Sebelumnya, Badan Pelaksana Jalan Nasional(BPJN) Aceh, melalui PPK 1,4. Fattah Fikri berjanji akan segera memperbaiki jalan yang berlubang.
Namun sudah 3 minggu belum ada tindak lanjut dari rekanan untuk memperbaiki jalan yang berlubang.
Menanggapi hal itu Ketua Komisi IV DPRK Aceh Timur Yahya Boh Kaye menilai janji BPJN hanya PHP (Pemberi Harapan Palsu) belaka kepada publik.
Yahya BKY menuturkan, seharusnya pihak BPJN harus peka dan tanggap, karena jalan Nasional banyak di lintas pengendara.
“Apa mereka menunggu lebih banyak lagi jatuh korban,” tanya Yahya BKY.
Lanjutnya, Jika rekanan tidak mampu dan tidak becus, putuskan saja kontraknya, berikan kepada perusahaan lain yang kinerja nya baik,” pungkas nya(zainal abidin/ pjt).
Ipda.Dede Moerdhany,SH.Bhabinkamtibmas akan tetap ada di tengah masyarakat
matalensapos|Aceh Timur~~
Kekhawatiran akan keselamatan warga desa binaannya, Bhabinkamtibmas Polsek Peureulak Barat bersama Babinsa Koramil 15/PLKB turun ke desa binaannya di Gampong Beusa Seberang dan Gampong Beusa Baroh dalam rangka monitor perkembangan luapan air Sungai Peureulak, Kamis (10/11/2022)
“Tugas dan tanggung jawab sebagai Bhabinkamtibmas akan tetap ada di tengah masyarakat apalagi saat ini masyarakat sedang dalam masalah banjir akibat curah hujan yang tinggi yang mengakibatkan meluapnya sungai Peureulak,” ujar Kapolsek Peureulak Barat Ipda Dede Moerdhany, S.H.
Menurutnya, hasil dari patroli dan monitoring kondisi air sudah mulai surut. Semula ketinggian air yang menggenangi rumah warga mencapai 80 centimeter dan menjelang tengah malam berangsur surut menjadi 30 centimeter.
Disamping itu pihaknya menghimbau kepada warga untuk terus waspada, karena jika pagi nanti turun hujan, tidak menutup kemungkinan air kembali naik.
“Jika air kembali naik, kami himbau warga untuk menyimpan barang-barang berharga ketempat yang lebih aman. Semoga banjir ini cepat surut sehingga warga bisa istirahat dengan nyaman dan kami bersama tiga pilar terus memantau akan perkembangan situasi saat ini.” Terang Kapolsek Peureulak Barat Ipda Dede Moerdhany, S.H.**team/red/zbn/pjt
Disdikbud Aceh Timur Bersama MKKS SMP Dan K3S SD Berikan Bantuan Sosial kepada Korban Banjir
matalensapos|Aceh Timur ~~Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang turut menjadi korban banjir,pada Selasa (8/11/2022) MKKS atau musyawarah kerja kepala sekolah adalah komunitas tempat berkumpulnya kepala sekolah tingkat SMP dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S SD) tingkat sekolah dasar bersinergi bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) melakukan aksi kegiatan sosial.
Sebelumnya di
Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, dilanda banjir, Kamis, 3 November 2022. Jika dua hari sebelumnya banjir hanya merendam enam kecamatan, saat ini banjir terjadi di 12 kecamatan yaitu Kecamatan Sekerak, Kota Kuala Simpang, Tenggulun, Tamiang Hulu, Bendahara, Bandar Pusaka, Kejuruan Muda, Seruway, Karang Baru, Mayak Payed, Rantau, dan Banda Mulia
Pada kegiatan ini MKKS SMP Dan K3S SD bersama Dinas Dikbud Aceh Timur memberikan sejumlah bantuan sembako di posko BPBD Aceh Tamiang.
Ketua MKKS SMP kabupaten Aceh Timur M.Syuib AR.S.Pd.MM.Didampingi beberapa kepala sekolah SMP menyebutkan bantuan yang dibagikan tersebut merupakan bentuk tali asih pihaknya terhadap korban banjir.
“Bantuan ini merupakan hasil penggalangan dana dari berbagai pihak Pengurus MKKS SMP Kabupaten Aceh Timur dan K3S SD Aceh Timur serta PNS dinas pendidikan sebagai wujud kepedulian terhadap masyaraka yang terdampak banjir,”ujar M.Syuib.
Sementara Pj bupati Aceh Timur Ir Mahyuddin didampingi Saiful Basri S.Pd.M.Pd kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Aceh Timur dan jajarannya memberikan bantuan sembako kepada masyarakat Aceh Tamiang korban banjir melalui PJ bupati Aceh Tamiang mursil.
Dalam kesempatan yang sama, kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Aceh Timur Saiful Basri mengungkapkan apresiasi kepada MKKS SMP kabupaten Aceh dan K3S SD yang telah ikut berpartisipasi untuk membantu saudara kita yang terkena musibah banjir.
“Mudah-mudahan warga yang terkena dampak banjir bisa sabar dan ikhlas menghadapi kondisi ini. Dan mudah-mudahan juga banjir ini cepat surut,”pungkas Saiful Basri.
Adapun bansos yang diberikan kepada korban bencana banjir tersebut diantaranya ratusan paket sembako.
Hadir dalam penyerahan paket sembako untuk masyarakat Aceh Tamiang, yaitu PJ bupati Aceh Timur, asisten I Aceh Timur, kadinsos Aceh Timur,kadisbud Aceh Timur, kasad pol PP/WH Aceh Timur dan kepala dinas BPBD Aceh Timur.
zainal abidin pjt
FAKSI Desak Dinas PUPR Aceh Timur Publis Daftar Penerima Rumah Bantuan dan Rehab
matalensapos| Aceh Timur~~Demi transparansi pengelolaan, dan memastikan bahwa bantuan benar tepat sasaran Kordinator Front Anti Kejahatan Sosial (FAKSI) Aceh, Ronny H, mendesak pihak dinas PUPR Kabupaten Aceh Timur, untuk segera mengumumkan atau mempublish daftar penerima rumah bantuan dan rehab bagi rakyat miskin.
” Kami hanya ingin transparansi, dan memastikan bahwa uang negara memang dipergunakan untuk kepentingan rakyat, jadi jangan ditutup – tutupi, karena itu dibangun bukan dengan uang pribadi pejabat,” kata Ronny(5/11/22).
Dia mengakui bahwa pihaknya sebelumnya tidak mengetahui sama sekali tentang adanya program bantuan itu di dinas tersebut, sampai munculnya polemik dalam pemberitaan beberapa hari lalu.
” Kami saja tidak tahu, ternyata ada bantuan rumah sebanyak itu, apalagi katanya kan lagi masa pandemi, tapi kami kaget tiba – tiba muncul berita jumlahnya ratusan seperti itu, bahkan diduga ada yang tidak tepat sasaran, yang jadi pertanyaan, itu gimana cara baginya, koq tiba – tiba ada rumah bantuan dan rehab seperti itu, koq masyarakat enggak tahu, ada apa itu? dan ke siapa aja itu dibagikan, atas dasar apa, bukankah tahun lalu katanya masih pandemi?” ketus putra Idi Rayeuk tersebut.
Dia juga mendesak PJ Bupati Aceh Timur untuk memastikan adanya transparansi dalam pemerintahannya terutama terkait setiap detail bantuan untuk masyarakat Aceh Timur, khususnya rakyat miskin.
Ronny juga mengultimatum kepala dinas PUPR Aceh Timur, untuk segera masuk kantor secara normal dalam sepekan kedepan untuk memberi penjelasan terkait persoalan itu dan persoalan lainnya seputar dinas tersebut.
” Karena ini menyangkut rakyat miskin, maka kami minta pak Pj bupati memastikan seluruh jajarannya terbuka dan transparan pada setiap bantuan yang ada untuk masyarakat Aceh Timur, meski bantuannya sebiji baut, sebatang paku atau sehelai papan pun, sebungkus mie instan, sekilo udang vaname pun bantuan yang ada, atau masuk ke Aceh Timur entah berasal darimana, harus bisa dipertanggungjawabkan dan transparan, agar benar – benar dapat dirasakan masyarakat, dan pemerintahan pun bisa lebih dipercaya serta berwibawa,” tegas pengkritik cadas itu.
” Dan kami beri waktu sepekan untuk pak kepala dinas PUPR untuk masuk kantornya secara normal seperti kadis – kadis lainnya, dan menjelaskan kepada kami ,terutama kepada teman – teman wartawan, terkait berbagai persoalan, termasuk soal banjir dan normalisasi, jika tuntutan kami tidak dihiraukan, maka kami akan gelar aksi berturut – turut di depan kejaksaan dan dinas PUPR dalam dua pekan kedepan, hanya sekedar agar pak kadis bisa masuk kantornya, tempat ia digaji dengan layak untuk mengatasi berbagai persoalan masyarakat dengan jelas, bukan sembunyi – sembunyi,” pungkas Alumni Universitas Ekasakti itu menutup keterangannya(zainal abidin).
Baitul mal Aceh Timur Hanya Mampu Menyalurkan 23,74% Bantuan Sosial di Tahun 2021 Dari Anggaran Yang Tersedia
matalensapos|Aceh Timur — Pada tahun 2021, bantuan sosial pada Baitul mal dianggarkan pada APBK Murni senilai Rp4.799.191.022 dan pada APBK Perubahan senilai Rp3.183.927.593, dengan total Anggaran bantuan sosial pada tahun 2021 Rp7.983.118.625, Baitul Mal Aceh Timur hanya mampu menyalurkan bantuan social tersebut hanya Rp1.895.280.000, dengan kata lain hanya mampu menyalurkan bantuan social kepada masyarakat hanya 23,74% dari Anggaran yang tersedia.
Realisasi bantuan social Baitul Mal Aceh Timur Sebesar Rp1.895.280.000 tebagi dalam 5 Shenif penyaluran, antara lain; Shenif Amil Rp173.080.000,-, Shenif Gharimin Rp243.000.000,-, Shenif Fisabillah Rp489.200.000,-, Shenif miskin Rp974.000.000,-, Dana Infak Rp25.000.000,-.
Sedangkan TAPD Aceh Timur menganggarkan untuk Belanja Pegawai Baitul Mal TA 2021 sebesar Rp828.713.296, dan dihabiskan sebesar Rp808.633.898, dan Belanja Barang dan jasa sebesar Rp757.570.510,-. Sekretariatan Baitul Mal Aceh Timur merealisasikan Belanja Pegawai sebesar Rp808.633.898,-, (97,58%), dan Belanja Barang dan Jasa direalisasikan sebesar Rp417.833.600,-, (55,15%).
Ada beberapa kendala yang diungkapkan oleh Ketua Baitul Mal Aceh Timur saat dikonfirmasi oleh Tim Media, TgkTajul Ula selaku Ketua Baitul Mal Aceh Timur didampingi oleh Kepala Sekretariatan Baitul Mal Aceh Timur mengatakan, bahwa Anggota Dewan Pengawas dan Anggota Badan Baitul Mal Aceh Timur Periode 2021-2026 yang sekarang menjabat baru di lantik akhir tahun 2021, tepatnya hari Jum’at 10 September 2022, “selain baru menjabat akhir tahun 2021, kami juga merasa kekurangan tenaga dalam badan Baitul Mal Aceh Timur, dan persoalan administrasi bagi penerima dana bantuan tersebut juga menjadi kendala,” Terang Tgk tajul Ula.
Dan Kepala Sekretariatan Baitul Mal Aceh Timur baru manjabat diawal Tahun 2022, sehingga mereka tidak bias memberikan jawaban yang konkrit, terhadap realisasi bantuan sosial yang terjadi di Tahun 2021 tersebut(zainal abidin)
Pendaftaran Panitia Pemilihan Kecamatan melalui aplikasi SIAKBA
matalensapos Peureulak Aceh Timur, . Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Timur mengenalkan Sistem Informasi Anggota KPU Badan Adhock (SIAKBA) aplikasi untuk pendaftaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada pemilu tahun 2024 yang dilakukan secara Online dan merupakan seperangkat sistem teknologi informasi yang berbasis web dalam rangka memfasilitasi tahapan seleksi anggota KPU Provinsi, Kabupaten / Kota dan badan adhoc (PPK, PPS, PPLN) Peranan badan adhoc merupakan hal yang vital dalam penyelenggaraan pemilu, dimana badan adhoc merupakan ujung tombak KPU, oleh karenanya perlu merekrut orang-orang yang memiliki kualitas dan kapasitas.
Ketua KIP Kabupaten Aceh Timur, Sofyan, menyampaikan aplikasi SIAKBA merupakan database penyelenggara pemilu yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).
“Perekrutan harus profesional sehingga menghasilkan badan adhoc yang netral dan tidak terafiliasi dengan Partai Politik Penerimaan Badan Adhock untuk PPK dan PPS dibuka pada November 2022 mendatang sekarang ini, bagi pelamar tidak lagi mendaftar dengan membawa berkas kekantor KIP Aceh Timur Tapi melalui aplikasi,” ujar Sofyan (31/10).
“Pelamar yang ingin mendaftar dapat mengakses siakba.kpu.go.id. dengan membuat akun Kemudian ikuti langkah selanjutnya, buat password dan akan masuk balasannya di email pelamar,” ucap Sofyan.
Sofyan pun menjamin, pelamar yang mendaftar melalui SIAKBA tidak rumit. Pelamar tinggal mengikuti prosesnya yang telah tertera yNanti bakal diminta ijazah, kemudian surat berkelakuan baik dan sebagainya, tinggal upload. Tidak rumit
Saat ini KIP Kabupaten Aceh Timur sedang menunggu regulasi resmi terbaru yang akan segera diterbitkan KPU RI dalam waktu dekat, baik itu PKPU, Juknis maupun Juklak terkait rekrutmen badan Adhock tersebut.
Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KIP Aceh Timur, Yusri,SE. mengatakan, terkait dengan penggunaan aplikasi SIAKBA ini, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan langkah-langkah sosialisasi mengingat penggunaan aplikasi ini belum pernah dilakukan sebelumnya, baik melalui media sosial (Sosmed), media online, maupun media cetak.
“Meski sifatnya aplikasi ini penyempurnaan dari aplikasi sebelumnya, namun penggunaan SIAKBA untuk kepentingan pendaftaran baru akan dilakukan tahun ini,
Menurutnya, selain fokus pada tata cara penggunaan SIAKBA, beberapa materi lain terkait dengan persyaratan badan adhoc, dokumen administrasi persyaratan, tahapan pembentukan, tugas, kewajiban dan wewenang badan adhoc dan hak sebagai badan adhoc juga penting untuk diketahui masyarakat, terlebih bagi calon pelamar yang berminat menjadi badan adhoc baik PPK maupun PPS, untuk itu kita masih menunggu Regulasinya.”. Tutup Yusri**team/red
Kapolsek Ipda Novian Fitra Data Warga terdampak banjir
matalensapos Aceh ~~ Untuk memudahkan petugas mengkoordinir kebutuhan pasca banjir yang melanda Desa Julok Rayeuk Selatan, Desa Julok Rayeuk Utara, Desa Pelita Sagoup Jaya, Desa Alue Ie Mirah, Desa Jambo Lubok, lima(5)Desa terdampak parah Kapolsek Indra Makmu Ipda Novian Fitra, melakukan pendataan.
“Kami melakukan pengecekan kembali pasca banjir yang terjadi pada hari Rabu malam. Terdapat lima desa yang terdampak diantaranya; kata Kapolsek (20/10).
Kondisi air sudah surut, namun ada satu dusun di Desa Alue Ie Mirah, yakni Dusun Mata U masih ada beberapa rumah warga yang masih tergenang air Sedangkan warga yang semula mengungsi di meunasah sudah pulang ke rumahnya masing-masing Namun posisi rumah warga lebih rendah dari badan jalan, jika hari ini hujan lagi, tidak menutup kemunginan rumah warga akan kembali tergenang,” ungkap Kapolsek.
Ia juga menjelaskan, banjir yang terjadi di beberapa desa di wilayah hukumnya karena meluapnya air sungai Alue Ie Mirah.
“Banjir ini karena meluapnya air sungai Alue Ie Mirah yang dangkal Masyarakat setempat sangat berharap adanya perhatian dari pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk melakukan pengerukan, sehingga bisa meminimalisir meluapnya air ke pemukiman warga,”Pungkas Kaposlek (Zainal Abidin).
Salah makan gajah betina ini mati dikebun warga
Matalensa Aceh Timur~~Seekor gajah betina ditemukan mati pada area perkebunan warga di Dusun Rukun Makmur, Gampong Sri Mulya, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur (15/10).
Kapolsek Serbajadi Iptu Hendra Sukmana, SH bersama anggota di dampingi personel Koramil 01/PNR, Perangkat Gampong Srimulya dan Forum Konservasi Leuser (FKL) mendatangi lokasi mati nya gajah tersebut dan memberi informasi ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)Banda Aceh guna sebab kematian gajah tersebut.
Tim BKSDA Banda Aceh yang terdiri dari Dokter hewan Julius dan Dokter Hewan Mahmudi melakukan Nekropsi terhadap Bangkai Gajah tersebut dan hasilnya disampaikan bahwa gajah tersebut mati keracunan sekitar 3 hari yang lalu.
“Dari keterangan drh. julius dan drh. Mahmudi yang melakukan nekropsi gajah betina mati tersebut disebabkan memakan bahan yang mengandung racun dan perkiraan waktu kematian 3 hari yang lalu”Ungkap Kapolsek.
“Untuk kepentingan uji laboratorium, tim dokter dari BKSDA mengambil beberapa organ tubuh dari gajah yang umurnya lebih dari 6 sampai 7 tahun tersebut,” kata Kapolsek.
Sekitar 150 meter dari lokasi gajah mati, terdapat sebuah gubuk untuk menyimpan pupuk dan racun (pestisida) pemilik kebun.
“Dinding gubuk terbuat dari kayu papan, kondisinya rusak. Besar kemungkinan dirusak oleh gajah yang mati itu. Kemudian dengan menggunakan belalainya gajah itu memakan sebagian besar pupuk dan pestisida sehingga mengakibatkan kematian.” Kapolsek Pungkas (Zainal Abidin)